Tak Seirama Dengan Vicky Lumentut Sekot Manado Daftar Penjaringan Kepala SKPD Pemprov

received_1140889045966777MANADO,MANADONEWS- Teka teki ketidakharmonisan antara Walikota Manado GS Vicky.Lumentut DEA,MSI dan Sekretaris Kota Ir Haefrey Sendoh SE,MSI akhirnya terjawab sudah.

Buktinya, Mantan Kepala Dinas Olahraga Sulut ini akhirnya mendaftar sebagai salah satu calon Kepala SKPD Pemprov Sulut. Data akurat yang diperoleh, jabatan Sekot Manado yang dijabat oleh Haefrey Sendoh sudah tak mau lagi diminati oleh Walikota dengan berbagai alasan krusial. Salah satunya adalah pada ajang Pilwako lalu konon Sekretaris Kota sudah tidak segerbong demgan petahana.

Alhasil, akibat sudah tidak sejalan lagi maka jabatan Sekretaris Kota akan dipindah tangankan kepada tiga Birokrat yang ada yakni, Kepala Bappeda Bart Assa , Asisten Satu Joshua Pangkerego dan Asisten Dua HJ Rum Usullu salah satu tokoh Muslim di Sulut.

Tak pelak, akibat sudah tidak diminati lagi, Haefrey Sendoh yang mampu membawah perobahan dibidang pengelolaan keuangan Pemkot hingga berhasil meraup WTP tahun 2016’inipun harus hemgkang serta masuk sekaligus mendaftar untuk ikut seleksi perekrutan Kepala SKPD Pemprov.

Baca Juga:  Pangdam XIII/Merdeka Apresiasi Gagasan Gubernur Olly Dondokambey Gelar Bukber Forkopimda Sulut

“Memang benar kami sudah ikut mendaftar dalam perekrutan Kepala SKPD Pemprov,”ucap Haefrey

Lebih jauh kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi ini , buat apa lagi kami disini kalau memang sudah tidak dibutuhkan lagi.

“Kami tetap bekerja saja sampai batas waktu yang ditentukan sebab semua orang ada masanya ,” pungkas Om Epi sapaan akrabnya.

Sementara itu informasi yang diperoleh pengelolaan keuangan Pemkot Manado sepertinya akan bergoyang kencang.

Pasalnya , jabatan Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Barang Milik Daerah yang dijabat oleh Manasar Pandjaitan sudah berakhir. Itu disebabkan karena BPKP Pusat sudah melayangkan surat ke Pemerintah Kota agar sang Maestro pengelolaan keuangan ini ditarik kembali ke pusat

“Memang benar BPKP pusat sudah melayangkan surat penarikan kepada Manasar Pandjaitan sampai batas waktu 19 September lalu,” beber Sendoh.

Namun katanya, pihak Pemkot sudah melayangkan surat ke BPKP Pusat agar jabatan Manasar Pandjaitan diperpanjang sampai APBD Induk tahun 2017 tuntas.

Begitu juga dengan Kepala Bappeda Bart Assa, yang memiliki nasib sama dengan Manasar Pandjaitan. Dimana pihak Universitas Samratulangi lewat urat Rektor Unsrat juga sudah melayangkan surat penarikan kembali ke kampus tempat habitatnya berasal. Padahal sang dedengkot perancang RPJMD Manado ini sedang mengikuti Diklat PIM II di Jawa Timur.

Baca Juga:  Jeane Laluyan Siap Maju Bacaleg Dapil Wanea Wenang

 

(Onal Gampu)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *