KEK Pariwisata Minut Berbandrol 50 Miliar

oleh

AIRMADIDI, MANADONEWS – Salah satu tujuan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) di kabupaten Minahasa Utara (Minut) untuk pengemabangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata di wilayah Likupang Raya. Salah satu prasana yang akan dilaksanakan yaitu pelebaran jalan dan pembebasan lahan yang berbandrol 15 miliar dari pemkab dan pemprov sebesar 35 miliar dari dana APBD 2018. Hal ini dikatakan Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Minut Dra.Theodora Luntungan.

“Anggaran itu sudah ada dan siap digunakan untuk sarana infrastruktur KEK Pariwisata di Wori dan Likupang Raya,” ujar Luntungan kepada manadonews.co.id, Senin (16/4).

Dirinya berharap, dengan hadirnya KEK Pariwisata ini, sektor pariwisata di Minut bisa lebih berkembang seperti daerah lainnya di Indonesia. Bahkan diharapkan jumlah kunjungan wisatawan ke daerah itu bisa bertambah banyak.

“Keuntungan KEK Pariwisata ini sangat besar dan itu bisa meningkatkan perekonomian daerah dan masyarakat di Minut,” jelasnya seraya menambahkan jika saat ini pemerintah daerah tinggal menunggu Peraturan Pemerintah (PP) soal KEK Pariwisata yang akan dikeluarkan oleh Dewan KEK Nasional.

Baca Juga:  Jerry Bokau Resmi Pimpin Apdesi Minsel

Sementara itu, Sekda Minut Ir Jemmy Kuhu MA pun mengakui jika anggaran ini sudah disiapkan kedua pemerintah daerah. Bahkan hal ini sudah dibahas dalam rapat antara Pemerintah Kabupaten Minut dengan Pemerintah Provinsi Sulut di kantor Gubernur.

“Tadi kami sudah rapatkan di kantor Gubernur dengan melibatkan pakar pariwisata dan sebagai pemerintah kabupaten, kami sangat mendukung adanya KEK Pariwisata ini,” ujarnya seraya menambahkan jika keberadaan KEK Pariwisata ini sudah disosialisasikan kepada warga.

Kuhu pun mengakui jika keberadaan KEK Pariwisata ini akan memajukan sektor pariwisata di Minut. Pasalnya, Minut sendiri diapit oleh 2 daerah berkembang yakni Kota Manado dan Bitung.

“Badan Pertanahan Nasional atau BPN sudah turun melakukan pendataan soal luas lahan yang akan digunakan dan nanti akan ada tim apresial yang turun untuk memenuhi soal ganti rugi lahan ke warga. KEK ini akan sangat baik untuk menopang perekonomian daerah karena diapit oleh Kota Manado dan Bitung,” tambah Kuhu.(aso)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *