Penanganan Virus DBD di Kelurahan Paniki Dua Dikeluhkan Warga

Ketua DPRD Manado, Nortje Van Bone

MANADO– Penanganan virus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kelurahan Paniki Dua, Kecamatan Mapanget, dikeluhkan warga.

Pasalnya, hingga saat ini belum ada tindakan dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado, maupun Puskesmas Paniki Bawah, untuk melakukan fogging di wilayah tersebut.

Apalagi, terinformasi, sudah ada Balita di Lorong Anggur, Kecamatan Paniki Dua, yang meninggal dunia karena terkena virus yang dibawa oleh nyamuk aedes aegypti tersebut.

“Belum ada tindaklanjut dari instansi terkait untuk melakukan fogging di wilayah ini (Paniki Dua,red). Padahal sudah ada korban jiwa,” ujar salah satu warga di Kelurahan Paniki II, yang meminta untuk tak dikorankan namanya, Jumat (4/1/2019).

Sementara itu saat dimintai tanggapan Ketua DPRD Manado, Nortje Van Bone meminta agar instansi terkait secepatnya menindaklanjuti keluhan dari warga tersebut.

“Harus secepatnya ditindaklanjuti. Karena ini masalah serius,” kata Van Bone.(budi)

Baca Juga:  Penyelesaian Batas Daerah Harus Jauh Dari Konflik Kepentingan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *