Pertamina Sesuaikan Harga BBM Non Subsidi

oleh -27 views

JAKARTA,MANADONEWS-  Bersamaan dengan turunnya harga rata-rata minyak mentah dunia dan penguatan rupiah terhadap dollar Amerika, PT Pertamina (Persero) melakukan penyesuaian harga BBM Non Subsidi dengan besaran yang bervariatif.

Adapun besaran penurunan harga tersebut adalah Pertalite turun Rp 150 per liter, Pertamax turun Rp 200 per liter, Pertamax Turbo turun Rp 250 per liter, Dexlite turun sebesar Rp 200 per liter, dan Dex turun Rp 100 per liter.
Harga baru yang berlaku di beberapa daerah bisa berbeda-beda karena dipengaruhi oleh perbedaan besaran pajak
Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) di masing-masing daerah.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyatakan, penyesuaian harga yang dilakukan Pertamina telah sesuai dengan
mekanisme dan peraturan yang berlaku.
“Kami telah berkordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,terutama para
pelanggan setia produk-produk Pertamina,” ujar Nicke.

Sementara Direktur Pemasaran Retail, Mas’ud Khamid menambahkan, penyesuaian BBM Non subsidi tersebut berlaku mulai Sabtu tanggal 5 Januari
2019 pukul 00.00 waktu setempat.

Sebagai gambaran, untuk wilayah Jabodetabek mengalami perubahan sebagai berikut :

Baca Juga:  Hadiri Munas XII PWRI, Ketua PWRI Minahasa Gaungkan Visit Pesona Minahasa 2017

Pertalite Rp 7.650 dari Rp 7.800
Pertamax Rp 10.200 dari Rp 10.400
Pertamax Turbo Rp 12.000 dari Rp 12.250
Dexlite Rp 10.300 dari Rp 10.500
Dex Rp 11.750 dari Rp 11.850

Mas’ud menambahkan, Pertamina akan terus mengevaluasi secara berkala harga BBM tersebut sesuai dengan dinamika harga
minyak mentah dan nilai tukar rupiah di pasar global.

“Pertamina berharap penyesuaian harga ini dapat meningkatkan loyalitas masyarakat yang sudah menjadi pelanggan produk
Pertamina. Sekaligus sebagai upaya perusahaan untuk mengajak masyarakat untuk menggunakan produk-produk BBM berkualitas.”tandasnya.(***/nando)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *