Aktivitas Tambang Dumoga Kembali Makan Korban

oleh -1.967 views

Korban saat berada di Puskesmas Imandi

BOLMONG,MANADONEWS,-.Peristiwa kelalaian bekerja di lokasi pertambangan diwilayah Dumoga Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali memakan korban jiwa. Yakni, kali ini dengan korban Brifel Mangkey (18 thn) warga Desa Pinonobatuan Barat Kecamatan Dumoga Timur dilokasi Tromol Batuan Reff didesa yang sama milik Robby Roring pada hari Rabu tanggal 09 Januari 2018 pukul 14.30 wita.

Menurut saksi mata Rival Waleleng yang juga kerabat korban, kejadian ini bermula pada pukul 08.00 wita. Dimana, korban yang bersama – sama dengan saksi dan 2 orang rekan lainnya, yaitu Fiki Lumanau dan  Frengky Roringkon mulai bekerja harian menjaga Mesin penumbuk Batuan Reff milik Robby Roring.

Kemudian pada pukul 11.30 wita korban bersama saksi dan 2 orang rekannya tersebut beristirahat dan pulang kerumah masing-masing untuk makan siang, dan kemudian kembali bekerja pada pukul 13.00 wita.

Awalnya pekerjaan bagus tanpa ada halangan apapun. Namun, pada pukul 14.30 wita pada saat bekerja tiba-tiba korban hendak memasang salah satu tali karet bola angin yang belum terpasang. Dimana tali karet tersebut berfungsi menghubungkan antara mesin penumbuk reff dengan mesin.

Baca Juga:  Ini Penyebab Cuaca Ekstrem di Bolmong

Dimana pada saat itu mesin tersebut sudah sementara hidup dan tarikan gasnya sudah sangat kencang atau tinggi.

Korban memasang karet tersebut dari sisi luar sebelah kiri memudian karena tidak bisa terpasang sehingga korban masuk melangkah ke bagian dalam dekat mesin ( memasang dari sisi dalam ) dengan maksud agar lebih mudah memasang tali karet tersebut.

Namun pada saat korban melangkah salah satu kaki menginjak tali karet tersebut, sehingga secara spontanitas dirinya langsung tergulung oleh tali karet sehingga kepala, kaki, tangan dan badan korban terpukul di bagian besi dekat mesin tali karet tersebut.

Rekan-rekan korban yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya menyelamatkan dengan cara mematikan mesin yang sementara hidup. Tapi, nahasnya korban pada saat itu sudah lemas.

Selanjutnya, rekan-rekan korban tersebut langsung berteriak histeris melihat temannya sudah lemas dan  meminta pertolongan sehingga teman-temannya yang dibantu warga lainnya langsung melarikan korban ke Puskesmas Imandi untuk mendapatkan pertolongan medis.

Namun pada saat perjalanan menuju Puskesmas imandi korban sudah meninggal dunia dan tetap dibawa ke Puskesmas imandi.

Baca Juga:  Dinas Perdagangan dan ESDM Bolmong Genjot Pengembangan 2 Pasar

Setelah dilakukan pemeriksaan medis dipuskesmas Ini, petugas kesehatan menyatakan korban sudah meninggal dunia karena kepala bagian belakang pecah, kaki dan tangan korban lebam akibat benturan benda keras.

Pihak keluarga korban menerima kejadian ini sebagai suatu musibah  dan ini adalah suatu kelalaian korban dalam bekerja tidak dengan berhati – hati.

Mendapat informasi tersebut, pihak Polsek Dumoga Timur segera menuju TKP dan Puskesmas serta mencari keterangan saksi.
(stvn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *