Kredit Macet ASN Bolmong Berbuntut Panjang, Ormas Pemuda Pancasila Manado Datangi Kanwil BNI Manado

oleh -538 views

MANADO, MANADONEWS- Sejumlah pengurus dan anggota Ormas Pemuda Pancasila Kota Manado, Jumat (8/2/2019) siang melakukan aksi demo ke kantor Wilayah BNI Manado di Jalan Datulolong Lasut, Manado.

Adapun agenda kedatangan puluhan anggota Ormas PP Kota Manado menyampaikan untuk aspirasi menyangkut pemindahan Rekening  Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Bolmong ke BNI cabang Bolmong beberapa waktu.

Sebelumnya polemik ini mendapat sorotan dari Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dengan statement kepada sejumlah media yang intinya menyebutkan bahwa bank BUMN(BNI 46,red) itu telah merusak tatanan perekonomian di Sulut.

Aksi demo yang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian Polresta Manado ini berlangsung sekitar 1 jam.Para pendemo melalui perwakilannya Decky Maskikit menyampaikan tiga point penting kepada pihak petinggi Wilayah BNI Manado,yakni:
Pertama meminta BNI harus transparan dalam penggunaan dana CSR, sebab dari informasi yang kami dapat dari media belum ada dana CSR yang disalurkan di Sulut, bandingkan dengan Bank Sulut yang selama ini CSR-nya banyak membantu untuk rakyat Sulut, baik sektor pendidikan, keagamaan hingga kegiatan-kegiatan lain.

Baca Juga:  Irup Hari Pahlawan, Kotambunan Bacakan Sambutan Mensos

Kedua, yaitu BNI selaku bank BUMN adalah bank yang besar, tidak seharusnya mengambil nasabah Bank Sulut yang hanya bank BUMD. Karena Bank Sulut itu hanya bank kecil jika dibandingkan dengan BNI, kalau seperti ini terus terjadi bisa membahayakan Bank Sulut

Ketiga meminta agar BNI lebih beretika moral dalam melakukan aktivitas, jangan karena sembarang mengambil nasabah bank di daerah.

Usai menyampaikan orasinya, para pendemo di terima oleh kepala Jaringan dan Layanan BNI Wilayah Manado Ferry Sinaga bersama para pejabat BNI Manado dalam satu forum dialog di lantai 6 gedung BNI yang berlokasi di kawasan pasar’45 Kota Manado itu.

Ferry mengatakan bahwa sejak tahun 80-an BNI sudah terlibat dengan bantuan di sektor pendidikan diseluruh tanah air termasuk di Kota Manado termasuk bantuan bagi rumah ibadah.”Soal bantuan sosial BNI juga telah berbuat bagi negeri ini,termasuk daerah ini.”ungkapnya sambil menegaskan hubungan dengan BNI dengan Bank Sulut-Go saat ini sangat baik dan terus berkomunikasi.

Dia menjelaskan, terkait dengan tidak melakuka pemotongan kewajiban kreditur ASN Bolmong, itu memang sesuai dengan aturan.Sebab jika mereka lakukan pemotongan secara sepihak itu justru telah melanggar aturan.

Baca Juga:  Peserta Lomba 'Senam Sayang Sayang' Wajib Masukkan Tampilan Video via CD atau Flashdisk

Menurutnya, terkait kredit macet di BSG atas sejumlah ASM Kabupaten Bolmong,hal tersebut telah di komunikasikan dengan pemimpin BNI pusat dengan para pemimpin BSG.Salah satu solusi setelah juga telah dilakukan konsultasi dengan pihak kejaksaan dalam menyelesaikan kredit macet di BSG, satu-satunya cara sesuai aturan adalah dengan cara para kreditur memberikan surat kuasa ke BNI untuk melakukan pemotongan kredit hingga selesai.”Solusi yang terbaik kami lakukan adalah meminta surat kuasa pemotongan kredit dari para kreditur.”ujarnya sambil menambahkan mulai pekan depan pihaknya akan memulai proses pemotongan tersebut di Dan di Kantor Cabang Bolmong.

Dalam kesempatan itu para petinggi BNI Manado bersikukuh tidak melanggar aturan sebagai mana regulasi sesuai pengawasan pihak OJK dan hingga saat ini hubungan pihak BNI Manado dan BSG tetap harmonis seperti sedia kala.”Jika langkah dan kebijakkan kami salah dan menyalahi aturan, maka yang terlebih dahulu akan menegur kami adalah pihak OJK sesuai dengan kewenangan dan fungsi yang ada.”tandasnya sambil menegaskan BNI dan BSG adalah saudara yang memiliki tekad yang sama bersama memajukan bangsa dan daerah ini.(nando)

Baca Juga:  Bupati VAP Serahkan 7 SK Pensiun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *