Dibuka Mendagri, Kuron Hadiri rakornas Perpusatkaan 2019

oleh -17 views

JAKARTA, MANADONEWS – Bertempat di Hotel Bidakara Jakarta, Plt Kadis Perpustakaan Minahasa Drs Dolfie Kuron, MBA mengikuti Rakornas Perpustakaan 2019 yang dibuka Mendagri Tjahjo Kumolo.

Kegiatan dengan tema “pustakawan berkarya mewujudkan perpustakaan berbasis inklusi sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat’ bertujuan mengintegrasi dan mensinkronisasikan pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca antara pemangku kepentingan pembangunan perpustakaan lingkup pusat dan daerah, mengidentifikasikan permasalahan dan isu isu strategis terkait dengan pembangunan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca 2020 serta menyelaraskan pelaksanaan program, kegiatan, sasaran dan fokus pengembangan perpustakaan dan pembudayaan kegemaran membaca di seluruh Indonesia

Mendagri Tjahjo Kumolo SH yang membuka kegiatan menyampaikan agar Perpustakaan Daerah Propinsi maupun Kota Kabupaten dapat didikembangkan terus.

“Dunia tidak bisa berubah tanpa imajinasi. Imajinasi akan muncul dengan membaca,” ungkap Mendagri.

Kuron sendiri mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan Bupati Royke Oktavian Roring M.Si, Wakil bupati Robby Dondokambey, S.Si dan Sekdakab Jeffry Korengkeng SH, M.Si untuk mengikuti kegiatan Rakornas.

Baca Juga:  Status Istri Wabup, Martina Dondokambey - Lengkong Ditempa di Kemendagri

“Ada banyak pengalaman yang sangat berarti yang bisa saya peroleh di Rakornas, Semua itu menjadi bekal guna mengembangkan dan menggairahkan Perpustakaan di Minahasa dalam rangka menjadikan masyarakat berkuatitas (memiliki sumber daya yang handal) dan sejahtera lewat cinta/gemar/suka membaca,” urai Kuron.

Kegiatan yang berlangsung 13 sd 16 Maret sejumlah narasumber antara lain Mendagri Tjahjo Kumolo, Prof. Dr Muhadjir Edfendy(Menteri pendidikan dan kebudayaan) dan Eko Putro Handjojo,BSEE.,M.BA(Menteri desa,pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi).

Peserta Rakornas yang berjumlah 2.109 orang terdiri atas unsur pemerintah, swasta maupun independen yang berkaitan langsung dengan upaya pengembangan perpustakaan di Indonesia.

Hadir juga Duta Baca Najwa Shihab

Yunita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *