Program Bantuan Presiden Jokowi Terus Mengalir di Sulut

oleh -127 views

Presiden RI Joko Widodo

SULUT,Manadonews.co.id-.Sembilan agenda program prioritas atau Nawa Cita yang dicetuskan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla untuk menuju Indonesia yang berdaulat secara politik, serta mandiri dalam bidang ekonomi dan berkepribadian dalam kebudayaan sudah sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat Indonesia, terlebih khusus warga Sulawesi Utara (Sulut).

Hal ini terbukti dengan perhatian dan bantuan presiden Jokowi bagi pembangunan disegala sektor yang ada di Sulut, yang diantaranya  Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Bitung, Rusun Mahasiswa IAIN Manado dan UKIT Tomohon, Waduk Lolak, Waduk Kuwil, KEK Likupang dan beberapa projek lainnya.

Saat meresmikan KEK Bitung beberapa waktu, Jokowi menerangkan bahwa usai projek tersebut, nantinya akan diikuti dengan masuknya investasi pabrik pengolahan bahan jadi.

“Investor baru bermunculan, lapangan pekerjaan baru bertambah. Kalau tadinya kita mengirimkan bahan mentah, dengan adanya KEK kita ekspor bahan jadi hasil olahan bahan mentah tersebut,” kata Jokowi.

Selain itu, Jokowi mengatakan, pemerintah akan mempercepat pembangunan infrastruktur Jalan Tol Manado-Bitung untuk menunjang KEK sehingga mampu bersaing dengan negara lain.

Baca Juga:  Kisah Ratu Sekarkadaton dan Putra Mahkota yang Dimakamkan di Manado

“Jalan Tol Manado-Bitung ternyata sudah rampung 80 persen. Saya minta untuk bisa dioperasikan di bulan Oktober ini,” beber Jokowi.

Lebih jauh, Jokowi memuji pesatnya pembangunan Sulut. Menurut dia, pada kunjungan kerjanya kali ini, aktivitas perekonomian Sulut lebih baik dari sebelumnya.

“Saya lihat jalan-jalan lebih lebar. Pada malam hari juga kegiatan ekonomi tetap ramai,” imbuh Jokowi.

Untuk diketahui, KEK Bitung memiliki kegiatan utama industri pengolahan kelapa, industri pengolahan perikanan, industri farmasi, dan logistik. Dibangun di area seluas 534 hektar. KEK Bitung ditargetkan mampu menarik investasi sebesar Rp 35,2 triliun dan mampu menyerap hingga 34.710 tenaga kerja. KEK Bitung diproyeksikan memberikan efek terhadap perekonomian nasional dengan peningkatan output sebesar Rp 92,1 triliun pada 2025.

KEK Bitung telah mendatangkan beberapa investor dengan total komitmen investasi sebesar Rp 3,8 triliun. Salah satunya adalah Futai Indonesia yang bergerak di bidang industri pengolahan kertas daur ulang dengan komitmen investasi sebesar Rp 2,8 triliun.

Proyek Strategis Nasional (PSN) yang mendukung keberlangsungan KEK Bitung diantaranya adalah Pelabuhan Hub Internasional Bitung dan Jalan Tol Manado-Bitung.

Baca Juga:  Wali Kota dan Wawali Hadiri Perayaan HUT ke-49 GMIM Getsemani Lansot

Pada Pelabuhan Hub Internasional Bitung, telah dibangun Terminal Petikemas Bitung dengan kapasitas 500.000 Teus/tahun. Sementara itu, Jalan Tol Manado-Bitung sedang dalam proses pembangunan dan ditargetkan dapat beroperasi di bulan Oktober 2019. Jalan Tol yang dibangun sepanjang 39,9 kilometerdengan jumlah 2 lajur 2 arah (lebar lajur 3,6 m) ini berkapasitas 14.000 kendaraan per hari.

Kepedulian Presiden Jokowi kepada masyarakat Sulut sangat besar, karena selain projek-projek diatas, masih ada juga program yang lain, yakni PKH dan Dana Desa yang merupakan program pemerintah pusat yang manfaatnya dapat dirasakan langsung masyarakat.

Begitu juga upaya Presiden RI Joko Widodo untuk mengurangi sengketa tanah yang terjadi di wilayah Indonesia melalui Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang akhirnya target  Jokowi pada tahun 2018 sebanyak tujuh juta sertifikat di Indonesia telah terlampaui.

Sementara itu, Gubernur Olly Dondokambey,SE mengapresiasi perhatian Presiden Jokowi tersebut. Menurutnya, Jokowi sangat berperan penting sehingga pembangunan semua sektor di Sulut terus menunjukan pencapaian positif hingga saat ini.

Baca Juga:  Tim Pengerak PKK Kota Bitung Kolaborasi Dinas Kesehatan Sosialisasi Cara Sederhana Cegah DBD

“Sejak kepemimpinan Presiden Jokowi, pembangunan di Sulut maju dan berkembang. Atas nama pemerintah daerah, saya sangat berterima kasih atas semua yang Bapak Presiden lakukan untuk Sulut,” kata Olly.

Apresiasi yang disampaikan Gubenur Olly Dondokambey ke Presiden Jokowi sangat beralasan karena saat ini pertumbuhan ekonomi Sulut meningkat, angka kemiskinan menurun, jumlah pengangguran menurun, pembangunan infrastruktur terus dikerjakan dan semakin banyaknya jumlah turis yang berkunjung sehingga berdampak pada peningkatan perekonomian daerah.
(Adve)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *