Kata ROR, Korupsi Hambat Pembangunan

TONDANO, MANADONEWS – Sejak awal Pemkab Minahasa telah berkomitmen untuk melaksanakan pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tanpa adanya praktik korupsi.

“Karena ini hanya akan merugikan bahkan menghambat pembangunan,” ungkap Bupati Minahasa Ir Royke Oktavian Roring M.Si (ROR) saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan Korupsi oleh KPK RI di lingkungan Pemkab Minahasa, di Wale ne Tou, Rabu (24/4).

Maka, lanjutnya, kehadiran tim KPK di tanah Minahasa disambut hangat jajaran Pemkab Minahasa.

“Saya berharap semua materi yang disajikan narasumber akan akan memberi nilai lebih serta mendorong seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Minahasa untuk berkomitmen menjadi yang terdepan dalam usaha mencegah maupun pemberantasan praktek korupsi demi terciptanya Pemerintahan yang bersih dan berwibawa di Kabupaten Minahasa,” paparnya.

Bupati mengajak sekaligus meminta seluruh elemen Minahasa tetap memberi dukungan atas komitmen mulia dari Pemerintah.

“Mulai dari pencapaian MCP (Monitoring Centre Of Prevention) dan penyusunan rencana aksi 2019, progres Renaksi Korsupgah Pemkab Melalui perencanaan penggaran APBD, pengadaan barang dan jasa, pelayanan terpadu satu pintu, kapabilitas APIP, manajemen ASN, dana desa, optimalisasi pendapatan daerah, dan manajemen aset daerah,” tuturnya.

Baca Juga:  Mandagi Hadiri Pelantikan GNPK Kota Tomohon.

Imbuhnya, evaluasi 2018 meliputi belum optimalnya pemenuhan evidence yang dilakukan oleh OPD terkait, koordinasi yang kurang maksimal antar OPD, kurangnya memahami indicator capaian MCP, dan beberapa evidence yang harus dipenuhi.

Masih dalam sambutan, Bupati tak lupa memaparkan program – program yang telah dicapai di antaranya pemberian BPJS kesehatan, pemberian dana duka sebesar Rp.2.500.000 yang diserahkan paling lambat saat ibadah pemakaman, kenaikan gaji guru honorer sebesar 300 persen, tunjangan bagi pekerja keagamaan, bantuan untuk rumah ibadah dan pemberian BPJS ketenagakerjaan bagi pemimpin agama yang merupakan program sinergitas dengan pemerintah provinsi sulawesi utara yang menerapkan program pemberian PKH dan RASTRA.

Pembukaan diakhiri dengan pemberian cenderamata oleh Bupati kepada ketua tim pencegahan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia  sekaligus Ketua Koordinasi Wilayah IX Budi Waluya SE, MBA dan foto bersama.

Turut hadir tim KPK Septa Adhi, Sekdakab Minahasa Jeffry Korengkeng S.H, M.Si, Jajaran Kab Minahasa Pejabat Es. III, IV, Bendahara, Hukum Tua/Lurah, Kepala Puskesmas, Kepala UPT Dinas Pendidikan.

Baca Juga:  Mewoh Pimpin Rapat Persiapan Paskah Pemuda ASEAN di Minahasa

Yunita

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *