Gubernur Sulut Minta Faked Unsrat Sokong Program Sapta Cipta Bidang Kesehatan

MANADO,MANADONEWS- Puncak rangkaian peringatan Dies Natalis ke-60 Faked Unsrat tahun 2019 ditandai dengan rapat senat terbuka yang di pimpin langsung oleh Rektor Unsrat Prof.Dr.Ir Ellen Joan Kumaat, Msc.DEA,Selasa (28/5/2019) di aula Unsrat Manado.

Rapat senat terbuka ini di hadiri oleh Dekan Faked Unsrat Dr.dr Billy J.Kepel,M.Med.Sc, ketua Panitia Dies Natalis Prof Dr.dr.Linda Rotty,Sp.PD.KHOM, Kadis Sosial Provinsi Sulut Rinny Tamuntuan (mewakili Gubernur) ,Para Direktur rumah sakit di Manado, mantan Dekan Faked,Guru besar, para Wakil Dekan Faked, anggota Senat Faked Unsrat, Unsur Forkopimda, Civitas Akademika, para Alumni, para Residen dan tamu undangan lainnya.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey dalam sambutannya yang dibacakan oleh Kadis Sosial Rinny Tamuntuan antara lain mengatakan bahwa mengacu pada visi dan misi pembangunan nasional dan pembangunan daerah Provinsi Sulut yakni terwujudnya Sulut yang berdikari dalam ekonomi,berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya.Dimana hal itu di implementasikan melalui 7 misi pembangunan(Sapta Cita) 2016-2021,dimana kata Gubernir untuk sektor Kesehatan dititik beratkan pada misi kedua yakni:”Memantapkan pembangunan sumber daya manusia yang berkepribadian dan berdaya saing tinggi. “Sapta Cita pada sektor kesehatan bertujuan mewujudkan SDM yang sehat dengan derajat kesehatan dan gizi yang tinggi sebagai bagian dari upaya pencapaian Sustainable Development Goal’s.”ujar Rinny sambil berharap agar Faked Unsrat terus melahirkan SDM kesehatan dan tenaga medis masa depan yang cerdas, handal, terampil dan profesional serta siap mendukung pemerintah dalam pencapaian derajat kesehatan masyarakat Sulut dan masyarakat Indonesia yang setinggi-tingginya.

Baca Juga:  Bupati Buka Raker Konservasi dan Revitalisasi Danau Tondano

Ditempat yang sama Rektor Unsrat Prof Dr.Ir Ellen Joan Kumaat,Msc.DEA dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan Faked Unsrat sejak tahun 1959 hingga memasuki Dies Natalis ke-60, telah memperlihatkan pertumbuhan yang sangat cepat, dinamis dan makin menunjukkan profesionalisme dunia kedokteran yang berkualitas dan berdaya saing tinggi.

“Saya kagum dengan kemajuan yang dialami dan di tunjukkan jajaran Faked Unsrat saat ini.”ungkap Ellen sambil menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Sulut di bawah kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven O Kandouw sangat memperhatikan ekspansi Universitas Sam Ratulangi secara umum khususnya Fakultas Kedokteran.

Rapat senat terbuka dalam rangka Dies Natalis Ke-60 Faked Unsrat diwarnai dengan pidato Dekan Faked Unsrat Dr.dr Billy J.Kepel,M.Med.Sc, orasi Ilmiah”Pengenalan Disaster Victim Identification(DVI)/DVI Overview” oleh Kapusdokker Polri Brigjen Pol dr Arthur Tampi( ketua Alumni Faked Unsrat),peluncuran buku”Merajut Kenangan” dan pengumuman dan pembagian hadiah para juara lomba kesenian dan olah raga.(Nando)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *