Rawung Apresiasi Sinode GMIM dan Pemkot Seminarkan Jejak Pekabaran Injil di Bitung

BITUNG,MANADONEWS.co.id-Dalam rangka memperingati HUT ke-188 Pekabaran Injil dan Pendidikan Kristen masuk di Tanah Minahasa dilakukan bersamaan di Tujuh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Sulawesi Utara.

Sementara khusus untuk Kota Bitung, kegiatan Religi yang sarat akan nilai sejarah ini digelar di Gedung Gereja Sentrum, Kota Bitung, diawali dengan Ibadah syukur yang dipimpin wakil sekretaris BPMS GMIM Pdt. Janny Rende M.Th, Senin (10/6).

Ketua Pekabaran Injil Kota Bitung Dra Khouni Lomban Rawung menjelaskan bahwa sebelum ibadah syukur,dia bersama Walikota Bitung melepas kegiatan Napak Tilas Pekabaran Injil,
dalam HUT PI DAN pendidikan Kristen ke 188 di Kota Bitung,dengan mengambil star dari lapangan Dua Sudara Manembo-nembo dan finish di depan Gereja GMIM Sentrum

Rawung dalam sambutannya pada saat melepas pawai ini antara lain menegaskan sangat mengapresiasi adanya kolaborasi dari 12 Wilayah GMIM yang ada di Bitung dengan cara mengutus perwakilan.”Kedatangan perwakilan dari 12 wilayah GMIM di kota ini merupakan satu partisipasi yang sangat saya patut di apresiasi.”ujar Rawung sambil memberikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran dari petinggi Sinode GMIM yakni
Pdt Yanny Rende(Wakil),Sym Rita Tangkudung(Wakil bendahara) serta Pdt Adolf Wenas(bidang PI).

Baca Juga:  Kodim 1310/Bitung Bagikan 1000 Paket Sembako

Rawung menambahkan, dengan kegiatan napakTilas ini diharapkan pada masa yang akan datang seluruh unsur GMIM di Kota bitung,bersama dengan Pengurus Pekabaran Injil kota Bitung dapat melaksanakan SEMINAR guna mendapatkan informasi dan data situs bersejarah, yang dipastikan di kunjungi para penginjil seperti RIEDEL dan Swarzch yang diakui sebagai sosok yang berjasa dalam Pekabaran Injil
Khususnya di kota Bitung.

Ditambahkannya, secara pribadi sangat penasaran dan ingin mengetahui secara pasti apakah Kota Bitung tidak pernah didatangi oleh para pekabar Injil pada masa lampau.”Meskipun saat ini belum ada data dan fakta sejarah tentang aktivitas PI, namun faktanya di kota Bitung terdapat Gereja tertua yang tercatat telah berusia 208 tahun silam,hal ini mengisyaratkan kota Bitung juga tujuan para pekabar Injil saat itu.” ungkap Rawung sambil menegaskan seperti Alfred Russell Wallace para pekabar Injil datang ke Sulut lewat jalur Laut.

Pada kesempatan itu, dipenghujung kegiatan pihak Sinode GMIM yang diwakili oleh Pdt Ayang dan Pdt Adolf Wenas yang membidangi PI telah sepakat menunjuk Walikota Bitung Maximiliaan Jonas Lomban
sebagai Ketua Panitia.” Secara pribadi komitmen dan gagasan yang kami sampaikan di tindak lanjut oleh pihak Sinode GMIM dan Walikota Bitung.”tandas Rawung sambil menambahkan agar semangat dan dedikasi para pekabar Injil pada masa lalu akan menjadi inspirasi dan motivasi meningkatkan keimanan, pelayanan serta mutu pendidikan di Kota Bitung.

Baca Juga:  Lomban Hadiri Pembukaan Diklat BST dan AFF

Sementara itu wakil bendahara Sinode GMIM yang juga wakil ketua TP PKK Kota Bitung Ritha Mantiri Tangkudung mengatakan, kegiatan Napak Tilas ini merupakan refleksi penginjilan masuknya ajaran Kristen oleh Riedel dan Schwarz di tanah Minahasa dinyatakan lewat kegiatan Napak Tilas.

Dia mengatakan berdasarkan data yang ada menyebutkan bahwa eksistensi GMIM saat ini yang ditunjang oleh 987 jemaat wilayah pelayanan GMIM, 28000 pelayan khusus Penatua dan Syamas, 2289 Pendeta, 271 guru Agama, Kurang lebih 10700 kolom, dan 80300 anggota jemaat di wilayah pelayanan GMIM.”Gambaran potensi ini diharapkan akan menjadi gereja yang kuat dimasa depan.”ujarnya.

Adapun yang hadir saat itu Wakil Walikota Bitung Ir. Maurits Mantiri MM, Sekretaris daerah kota Bitung DR. Audy Pangemanan, Ketua TP- PKK Kota Bitung Ny. Khouni Lomban Rawung, Ketua DWP Kota Bitung Ny. Rini Pangemanan Tinangon, seluruh ketua wilayah BPMW se- rayon Bitung, seluruh Ketua- ketua BPMJ se- rayon Bitung, seluruh Pendeta, Guru Agama, Penatua dan Syamas se- rayon Bitung.(nando)

Baca Juga:  Rekor Dunia Pembawa Salib Terbanyak

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *