Pilkada 2020 Tepat HUT Sulut, Ini Tahapannya

JAKARTA, MANADONEWS – Ketua Komisi Pemilihan Umum Arief Budiman mengatakan, Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak akan berlangsung 23 September 2020 mendatang.

“KPU provinsi, kabupaten/kota akan menyelenggarakan pemilihan gubernur, bupati, dan walikota tahun 2020 sebanyak 270 daerah. Rinciannya, sembilan pemlihan gubernur, 224 pemilihan bupati, dan 37 pemilihan walikota,” ungkap Budiman, dalam rapat di ruang Komisi II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (8/7).

KPU bersama Komisi II DPR RI membahas tahapan PKPU PIlkada 2020. Di mana, Sulawesi Utara (Sulut) yang pada saat itu akan berhari ulang tahun ke-55 menjadi salah satu dari sembilan provinsi yang bakal menghelat Pilkada. Masing-masing delapan provinsi lainnya meliputi Sumatera Barat, Jambi, Bengkulu, Kepulauan Riau, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah.

“Pemilihan gubernur, bupati, dan walikota tahun 2020 akan diselenggarakan pada hari Rabu, jadi ini sebagaimana yang telah kita laksanakan pada pemilu-pemilu, kita selalu dilaksanakan pada hari Rabu. Jadi ada beberapa tanggal pilihan hari Rabu di bulan September tahun 2020, dan KPU memilih tanggal 23 September,” jelas Arief.

Baca Juga:  Akhiri Tahun 2018, Atlantis Pub&Party Club Gelar Special Event "MALAM MINGGU TERAKHIR"

Dijelaskan Arief, persiapan Pilkada 2020 dengan melakukan rapat pleno dan menyusun draf tahapan pilkada serentak. Kata dia, tahapan persiapan KPU mulai perencanaan anggaran hingga sosialisasi. “Yang pertama, perencanaan program dan anggaran itu bulan Mei sampai September 2019. Kemudian kedua, menyusun penandatanganan NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah) paling lambat tanggal 1 Oktober. Kemudian, sosialisasi mulai 1 November 2019 sampai 22 September 2020,” ucapnya.

Selanjutnya, pembentukan PPK, PPS, PPDP, dan KPPS akan dilakukan pada 31 Desember 2019-21 Agustus 2020. Kemudian pada 27 Maret-22 September 2020 akan dilakukan update data pemilih. Pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur dilaksanakan pada bulan Februari 2020. Sementara, untuk pendaftaran calon bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota akan dilaksanakan pada minggu pertama bulan Maret.

“Kemudian kampanye. Nah, masa kampanye itu akan dilakukan 1 Juli sampai dengan 19 September (2020). Jadi, tiga hari setelah penetapan pasangan calon kemudian akan sudah dimulai masa kampanye. Masa kampanye berdurasi 81 hari,” tutur Arief.

Baca Juga:  PUD Klabat Minut Fokus Pembenahan Wisata Religi Kaki Dian

Rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat kabupaten/kota akan dilaksanakan pada 29 September-1 Oktober 2020. Sementara, rekapitulasi hasil penghitungan suara tingkat provinsi untuk pemilihan gubernur akan dilaksanakan pada 3-5 Oktober 2020. (*/dtc)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *