Satpol-PP Manado Tertibkan Lapak di Pasar 45

MANADO,Manadonews.co.id-.Puluhan lapak pedagang yang berjualan  dikawasan pasar 45 Manado ditertibkan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Manado, Jumat (12/7/2019) pagi.

Penyisiran dilakukan mulai dari kawasan Tugu Pendaratan Worang, Seputar Zero Poin dan berakhir dikawasan Taman Kesatuan Bangsa (TKB).

Para pedagang itu menyalahi aturan karena menjual dagangannya diatas troatoar atau jalan yang menghalangi pejalan kaki.

Meski demikian masih diberikan kelonggaran karena ada pedagang yang bersedia membongkar sendiri. Namun pemerintah kota Manado memberikan kesempatan para pedagang membongkar lapak dan pemerintah memberi batas waktu paling lambat hari Minggu Pukul 18.00 Wita. Jika kedapatan pedagang masih berjualan maka pihak Pol PP akan membongkar.

Patroli kota juga akan diintensifkan untuk mencegah agar para pedagang tidak kembali berjualan.

Menurut Kasat Pol PP Kota Manado
Tetty Taramen, meski sudah diperingatkan berulang agar para pedagang tidak berjalan ditempat terlarang, namun para pedagang tidak mengindahkan larangan tersebut.

Menurutnya, penertiban ini dilakukan karena dinilai sudah menganggu estika. Apalagi Kota Manado merupakan kota pariwisata.

Baca Juga:  Ini Yang Disampaikan Wagub Kandouw Saat Peringatan May Day

“Meski sudah diperingatkan berulang agar para pedagang tidak berjalan ditempat terlarang. Namun para pedagang tidak mengindahkan larangan tersebut,” ujarnya.

Sementara itu, Mariam Mohamad salah seorang pedagang pakaian seragam yang sudah beberapa tahun berjualan dikawasan Shoping Center Manado(area kawasan Presiden) mengaku kecewa dengan pembongkar tersebut.

“Kami sangat kecewa karena lapak kami dibongkar, padahal saat ini warga kota manado banyak mencari pakaian seragam untuk anak sekolah. Kami pun sudah membayar retribusi kepada pihak PD Pasar Manado,” ujar Mariam.

“Soal adanya pungutan dari PD Manado, pihaknya tidak mengetahui secara pasti. Namun pihaknya hanya menjalankan aturan yang berlaku bahwa trotoar bukan tempat untuk berdagang,” pungkas Taramen.
(Ben)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *