Pedagang Dibawah Jembatan Soekarno Kembali Ditertibkan

MANADO,Manadonews.co.id-.Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP) Kota Manado dibantu pihak kepolisian kembali melakukan penertiban terhadap pedagang yang berjualan diarea terlarang.

Setelah beberapa hari yang lalu melakuan penertipan di beberapa area yang berjualan dikawasan pasar 45, Kompleks Zero Poin dan shooping Center Manado.

Kali ini pada Selasa 23 Juli 2019 pagi kembali melakukan penyisiran di area Pasar Bersehati, tepatnya dibawah jembatan Soekarno dan Kawasan TKB.

Meski sudah berulang kali peringatkan, namun para pedagang tetap tidak mengindahkan larangan tersebut.

Patroli kota juga akan diintensifkan setiap untuk mencegah agar para pedagang tidak kembali berjualan.

Menurut Kasat Pol PP Manado
Tetty Taramen, bahwa meski sudah diperingatkan berulang agar para pedagang tidak berjualan ditempat terlarang. Namun, para pedagang tidak mengindahkan larangan tersebut.

“Meski sudah diberikan waktu dua minggu. Namun para pedagang tidak mengindahkan larangan tersebut,” katanya.

Menurut, penertiban ini dilakukan karena dinilai sudah menganggu estika, apalagi Kota Manado merupakan kota pariwisata,”

“Apalagi berjualan dibawa jembatan Soekarno. Ini sangat berbahaya karena jembatan bisa roboh akibat panas dari kompor pedagang yang berjualan makanan,” pungkas Taramen.
(Ben)

Baca Juga:  Usai Pencanangan 17 Agustus dan HUT Provinsi, Gubernur Sulut Sumbangkan Darah