Pemkot Tomohon Tindaklanjuti Surat Badan Informasi Geospasial

TOMOHON, MANADONEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon menggelar Delineasi Batas Wilayah Administrasi Kelurahan Secara Kartometrik Tanpa Kesepakatan di Kota Tomohon Tahun 2019.

Kegiatan ini dilaksanakan di Lantai III Mall Pelayanan Publik Kota Tomohon, Selasa (13/8). Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, dalam sambutannya yang dibacakan Asisten Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Tomohon Drs. O D S Mandagi mengatakan, pada hakekatnya tujuan penegasan batas daerah untuk menciptakan tertib administrasi pemerintahan.

“Selain itu memberikan kejelasan dan kepastian hukum terhadap batas wilayah suatu daerah yang memenuhi aspek teknis dan yuridis,” katanya.

Lebih lanjut, dalam percepatan penegasan batas wilayah khususnya antara kelurahan, harus dilakukan melalui beberapa tahapan. Yakni, penentuan dokumen penetapan batas, pelacakan garis batas, pemasangan pilar disepanjang garis batas, pengukuran dan penentuan posisi pilar batas, serta pembuatan peta garis batas dengan koridor tertentu.

“Semua tahapan ini wajib dituangkan dalam berita acara kesepakatan antar kelurahan yang berbatasan,” tuturnya. Wali kota berharap, seluruh camat untuk memfasilitasi pihak Pusat Pemetaan Batas wilayah Badan Informasi Geospasial (PPB-BIG).

Baca Juga:  Doa Bersama Lintas Agama, OMK Vikep Tombulu Sukses Peringati Hari Lahirnya Pancasila

Sementara itu, Kabag Pemerintahan Klaudius A Kalesaran SH mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan sebagai tindak lanjut surat dari Badan Informasi Geospasial (BIG). “Tujuan kegiatan ini untuk menentukan batas wilayah administrasi antar kelurahan se-Kota Tomohon secara kartometrik, tanpa kesepakatan serta memberikan edukasi kepada seluruh camat dan lurah tentang batas wilayah,” tandasnya.

Diketahui, kegiatan ini dilaksanakan Senin 12 Agustus 2019 dihadiri para camat dan lurah, para Kepala Seksi Pemerintahan serta narasumber dari Pusat Pemetaan Batas Wilayah BIG. (Youngky)