Max Lua : DPRD Tidak Punya Kewenangan Untuk Mempercepat atau Menghambat Pelantikan

TALAUD,Manadonews.co.id-.Ketua Dewan Kabupaten Kepulauan Talaud Max Lua menyambut massa aksi demo pendukung E2L-MAP di kantor dewan talaud.

Setelah mendengar aspirasi dari pendemo tentang harus dilantiknya bupati terpilih E2L-MAP, Max Lua angkat suara.

Dia mengatakan, perlu kita ketahui bahwa pilkada sudah dilaksanakan dan sudah kita lewati semua tahapan yang ada. Dan berita acara menurut KPU E2L-MAP sah sebagai pemenang.

“DPR Talaud menetapkan dalam rapat paripurna dan berdasarkan putusan MK maka dprd melaksanakan rapat paripurna khusus untuk pengangkatan serta mengusulkan peresmian bupati terpilih dan sudah dikirim ke kantor gubernur maka dprd telah melakukan di tahap pertama,” ujarnya.

Lanjutnya lagi, dprd akan terus berkonsultasi dan perlu diketahui di dalam dprd terjadi mekanisme dan dinamika politik. Dprd soal administrasi penandatanganan dokumen.

“Tapi keputusan dprd adalah putusan dari 20 anggota dprd bukan keputusan sepihak maka kami akan terus berkonsultasi,” ujarnya.

Dia juga mengatakan, peran dprd tentang belum dilantik E2L-MAP adalah kami sudah 2 kali berkonsultasi dengan kemendagri dan jawaban dari mereka adalah supaya masyarakat kabupaten kepulauan Talaud untuk tetap tenang dan tidak melakukan tindakan- tindakan melawan hukum.

Baca Juga:  Tokoh Masyarakat Deklarasi Dukung Sherly Joan Tamuntuan

“Tidak ada bupati terpilih yang tak mungkin dilantik. Proses sementara berjalan. 5 fraksi sudah berkonsultasi dengan kemendagri menyatakan bahwa tidak mungkin tidak ada pelantikan dan perlu diingat dprd tidak punya kewenangan untuk mempercepat ataupun menghambat pelantikan,” tegasnya.
(Jelo)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *