Pemprov Sulut Komitmen Lindungi Kesehatan Masyarakat

SULUT,Manadonews.co.id-.Pemerintah daerah Sulawesi Utara (Sulut) berkomitmen untuk melindungi kesehatan masyarakat.

Hal ini ditegaskan Wagub Sulut Steven Kandouw saat membuka Rapat Koordinasi Peningkatan Efektifitas Pengawasan Obat dan Makanan Tingkat Provinsi Sulut Tahun 2019 di Manado, Rabu (14/8/2019).

“Jadi, tugas kita bersama untuk mewujudkan layanan yang optimal keadaan masyarakat di Sulut yang pasti sesuai undang undang sebanyak 10 persen anggaran untuk kesehatan untuk Sulut itu tidak bisa ditawar-tawar,” kata Kandouw.

Disamping itu, Kandouw juga optimis universal coverage bagi 2,6 juta penduduk Sulut dapat di cover melalui BPJS.

“Walau fiskal kita fiskal menengah, kita harus bantu untuk membayar premi mereka seperti Kabupaten Minahasa yang Pemprov harus bantu sekitar 20 miliar rupiah dari APBD, supaya tercover penduduknya yang sekitar 375 ribu jiwa begitupun kabupaten/kota yang lain Gubernur perintahkan bantu,” tandas Kandouw.

Pada kesempatan itu, Kandouw menerangkan tiga besar penyakit yang dialami masyarakat Sulut seperti hipertensi diabetes dan obesitas.

“Kalau kita ke Rumah Sakit saya terenyuh melihat banyak yang cuci darah ini menandakan penetrasi penanggulangan kesehatan kita musti diubah, himbauan gerakan masyarakat sehat musti digalakan,” ungkap Kandouw.

Baca Juga:  Gubenur Olly Tepati Janji. Hari Ini, THL Yang Dipecat Pemkot Bitung Mulai Kerja

Tambah Kandouw, penanganan kesehatan dari hulu itu penting dan diupayakan dapat dimasukan di dana desa lewat salah satu variabel kegiatan dana desa sosialisasi pola hidup sehat.

Lebih jauh, Wagub Kandouw menegaskan pemerintah melalui instansi terkait memiliki kewajiban dalam mengawasi, mengendalikan keamanan, kemanfaatan serta mutu obat dan makanan yang beredar di masyarakat.

Rapat koordinasi turur dihadiri oleh Deputi Peningkatan Kesehatan Kemenko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI Agus Suprapto, Karo Kesra Setda Prov Sulut Kartika Devi Kandouw-Tanos, Kepala BPOM di Manado Sandra Linthin, Kepala Bappeda Sulut Ricky Toemandoek dan Kepala Dinas Kesehatan Daerah Prov Sulut Dr Debie Kalalo.
(Stvn)

Tags:

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *