Bocah 9 Tahun Tewas Tersengat Listrik Setrika

TOMOHON, MANADONEWS – Nasib malang menimpa Viona Karolina Supit (9), warga Desa Ranowangko jaga 6 Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Bocah kelas 5 SD ditemukan neneknya dalam posisi tertelungkup di depan dinding tempat menyetrika baju di dalam rumahnya.

Hal ini dibenarkan Kapolsek Tombariri Iptu James Rama. “Keterangan yang didapat di tempat kejadian, dari Oma Korban bernama Vina Kaunang (63) alamat yang sama, sekitar pukul 17.14 wita korban selesai mandi mengatakan kepada omanua,” oma kita mopake baju ini ne? Sambil menunjukan bajunya. Oma korban tidak tahu jika korban akan menyetrika bajunya yang di tunjuk,” kata kapolsek, mendatangi tempat kejadian perkara. Oma keluar rumah. Tiba-tiba tetangga mendengar ada teriakan dari dalam rumah korban. “Sang oma segera mengecek korban dan mendapati korban dalam posisi tertelungkup di depan dinding tempat menyetrika baju. Viona sedang memeluk setrika, setrika masih tercolok di listrik,” ungkap kapolsek.

Oma dalam situasi panik sempat menarik korban tetapi oma mundur di tubuh korban ada aliran listrik. Oma mencari bantuan tetangga kemudian dilarikan segera ke Puskesmas terdekat. Kapolsek melanjutkan keterangan yang didapat dari para medis Puskesmas bahwa korban di puskesmas langsung dilakukan tindakan pertolongan. Ia mendapat pertolongan pertama RJP (Resusitasi Jantung Paru). Untung tidak dapat raih malang yang didapat. Dari piket para medis korban diketahui sudah tidak bernafas lagi dan telah meninggal dunia.

Baca Juga:  Buka Perkemahan Remaja GMIM, Bupati Mitra Ajak Remaja Perangi Narkoba

Kapolsek menyimpulkan korban meninggal akibat tersengat listrik. Dalam pemeriksaan medis, korban mengalami luka bekas setrika di bagian tangan kanan dan dada bagian kanan.  “Keterangan lain yang didapat ialah korban tinggal dirumah tersebut bersama oma korban, opa dan adik perempuannya berumur tujuh tahun. Orang tua korban sudah berpisah. Ayah bekerja di Banjarmasin kemudian ibunya tinggal di Kota Tomohon,” jelas Kapolsek.

Kapolres Tomohon AKBP Raswin B Sirait S mendapat laporan dari Kapolsek. “Turut berduka cita atas kejadian ini. Sangat disayangkan karena kelalaian dari orang tua jadi begini. Mereka membiasakan anak kecil dengan alat elektronik yang mengandung listrik. Sungguh berbahaya,” tandasnya.

(Youngky)

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *