Eman Konsen Tunjang Kepariwisataan

TOMOHON, MANADONEWS – Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman membuka sekaligus menjadi narasumber Pelatihan Tata Kelola Destinasi di Kecamatan Tomohon Utara dan Kecamatan Tomohon Barat.

Kegiatan tersebut berlangsung di Hotel Grand Master Tomohon, Selasa (08/10). Pada kesempatan itu, wali kota mengapresiasi Pelatihan Tata Kelola Destinasi.

Hal ini sebagai salah satu bentuk dukungan dan concern Pemerintah Kota (Pemkot) Tomohon dalam menunjang kepariwisataan. “Sebagaimana visi-misi tahun 2016-2021 yaitu, terwujudnya masyarakat Kota Tomohon yang religius, berdaya saing, demokratis, sejahtera, berbudaya dan berwawasan lingkungan, menuju kota wisata dunia,” ungkap wali kota.

Sebuah komitmen yang jelas, kata dia dengan menjadikan Kota Tomohon sebagai sebuah world class destination. “Standarnya jelas, yaitu destinasi wisata kelas dunia atau yang mendunia,” tuturnya.

Tentu, lanjutnya, dengan kualifikasi yang disyaratkan. Di antaranya, kesiapan 3A. “Atraksi, Aksesibilitas dan Amenitas,” bebernya.

Eman menyebut harus disiapkan atraksi sebagai daya tarik wisata, baik dalam bentuk atraksi wisata maupun atraksi budaya yang tidak hanya bersifat promotif tapi juga bernilai ekonomis.

Baca Juga:  Parade Nusantara, Istri Wagub Kenakan Pakaian Kabasaran

“Kita bangga bahwa Kota Tomohon tidak kekurangan atraksi wisata maupun budaya dimaksud,” kata dia.

Tercatat, Kota Tomohon memiliki 32 atraksi wisata dan budaya unggulan dari total 84 secara keseluruhan. Aksesibilitas sebuah keharusan yang akan memberi nilai dalam menunjang atraksi wisata yang sudah ada. Sementara amenitas sebagai fasilitas penunjang yang memberikan pelayanan bagi wisatawan untuk segala kebutuhan selama tinggal atau berkunjung.

Di Tomohon, ada 136 rumah makan dan 29 hotel, siap mendukung kepariwisataan di ‘Kota Bunga’. “Pelatihan hari ini yang terus didorong pemerintah tidak hanya sekedar untuk menyiapkan lapangan pekerjaan bagi masyarakat lokal. Tapi juga untuk terus berbenah menaikkan standar bagi kompetisi usaha yang lebih kompetitif dengan standar yang teruji,” jelasnya.

Wali kota berharap, melalui pembekalan ilmu pengetahuan yang komprehensif dalam pelatihan ini, mampu membentuk karakter-karakter sadar wisata dan bertanggung jawab memajukan Kota Tomohon. “Tentunya melalui sektor pariwisata. Karena keterlibatan masyarakat dalam setiap program pemerintah,”

“Diharapkan akan memberi akses positif sebagai implementasi ikhtiar nyata pemerintah untuk memberi dampak yang sebanyak-banyaknya bagi kesejahteraan masyarakat. Sebagai output program dan kegiatan inovatif dan kreatif sektor pariwisata pemerintah Kota Tomohon,” tukasnya. (Youngky)

Baca Juga:  Pemkot Tomohon bakal Terima penghargaan Budaya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *