Uang Miliaran Terbuang Percuma, Masyarakat Desak Pemerintah Fungsikan Terminal Liwas



Manado – Terminal AKAP Liwas di Kecamatan Paal Dua, Kota Manado, sudah lama selesai pembangunan dan siap difungsikan.

Dibangun dengan anggaran Rp.12,9 Miliar, tampak fasilitas terminal sudah lengkap seperti jalan masuk lebar, tempat parkir bus representatif, hingga penerangan dan air bersih tersedia.

Denny Tenda, warga Paal Dua, berharap Terminal Liwas segera difungsikan dengan alasan anggaran pembangunan tidak terbuang percuma.

“Intinya, uang miliaran rupiah membangun terminal jangan terbuang percuma. Pemerintah harus segera memfungsikan. Apakah menunggu rusak baru digunakan?” ujar Denny Tenda kepada wartawan Manadonews.co.id, Selasa (3/12/2019).



Informasi diterima wartawan bahwa Terminal AKAP Liwas akan segera difungsikan 2020 mendatang.

Meski demikian pengoperasian terminal seperti diungkap Asisten 2 Gubernur, Rudi Mokoginta, terganjal beberapa masalah.

Diantara masalah tersebut, akses jalan eksisting masuk terminal dari Kelurahan Ranomuut terbilang kecil, padahal jalan akan dilintasi bus besar yang akan melayani rute antar provinsi.

“Sebenarnya untuk masalah ini ada solusi yakni membangun akses langsung ke ringroad satu namun terkendala pembebasan lahan,” jelas Rudi Mokoginta.

Masalah lainnya, lanjut Rudi Mokoginta, di samping terminal terdapat perumahan yang memanfaatkan jalan terminal sebagai akses keluar masuk perumahan.

“Solusinya Pemkot atau developer perumahan membebaskan lahan dan membangun jalan untuk akses ke perumahan karena syarat terminal beroperasi tidak boleh ada aksesnya terhubung langsung ke perumahan,” tukas Mokoginta.

Diketahui, sesuai rencana aktivitas angkutan antar kota/kabupaten dan provinsi di Terminal Paal Dua dan Malalayang akan dipindahkan ke Terminal AKAP Liwas.

(YerryPalohoon)

Baca Juga:  250 Prajurit Yonmarhanlan VIII Ikut Latihan LPD-LPK TW I Tahun Anggaran 2019