VaSung: “Awas PIP Jangan di Pungli”

JAKARTA, MANADONEWS – Anggota Komisi X DPR RI Vanda Sarundajang (VaSung) mewanti-wanti awas kepada pihak manapun, termasuk pihak sekolah, guru ataupun komite untuk tidak melakukan pungutan liar (pungli) kepada orang tua atau wali murid dan siswa saat berlngsungnya beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) oleh pemerintah di Sulawesi Utara.

“Awas, PIP jangan di oungli,” tandasnya mengingatkan sekaligus memperingatkan.

Ditegaskannya, dunia pendidikan harus menjadi contoh penerapan integritas dan wilayah bebas praktik korupsi dari dana APBN.

“Karena siswa adalah tunas harapan masa depan bangsa kita. Saya pikir pemerintah harus bergerak aktif mengawasi proses pembagian program tahunan Presiden Jokowi . Serta segera bertindak cepat dan tegas jika mendapat laporan dari warga tentang adanya pungutan liar di sekolah,” tegas VaSung dalam rilis yang diterima wartawan Selasa (03/12/19) di Manado.

Legislator PDI Perjuangan dapil Sulut ini memastikan, lewat Komisi X DPR RI akan tetap berjuang untuk alokasi PIP di Sulawesi Utara yang sudah bergulir sejak 2017 untuk 20an ribu siswa bisa terasa hingga ke pelosok desa,

Baca Juga:  Jambore Kader PKK Sulut Berlangsung Sukses

VaSung juga mengharapkan agar pihak sekolah rajin mengirim data terkini ke Data Pokok Pendidikan di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan untuk siswa siswa yang layak dan berhak mendapatkan PIP.

“Karena praktek pungli untuk PIP sangsi hukumnya berat dan dunia pendidikan kita harus bersih, akuntabel, dan transparan,” tandas legislator dapil Sulut ini.

Sebagai anggota DPR RI, VaSung menjalankan fungsi pengawasan. Penerima PIP harus terima 100‰ untuk SD Rp 450.000, SMP Rp 750.000 dan SMA/SMK Rp 1.000.000

Fian