Rudis Gubernur Sulut Memprihatinkan

  • Whatsapp
Potongan kain yang menutupi plafon Rudis. (Foto: Manadonews/Demsi).
Plafon Rudis Gubernur yang nampak membentuk lukisan abstrak akibat rembesan, yang seakan menyambut para tamu. (Foto: Manadonews/Demsi).
Plafon Rudis Gubernur yang nampak membentuk lukisan abstrak akibat rembesan, yang seakan menyambut para tamu. (Foto: Manadonews/Demsi).

MANADO, MANADONEWS -Kondisi Rumah Dinas (Rudis) Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) yang berada di Kelurahan Bumi Beringin Manado, sungguh membuat malu wajah Pemerintah Provinsi di depan para tamu yang menyambangi rumah jabatan Gubernur itu.

Disebut demikian, karena seperti yang terpantau oleh Manadonews, saat selesai digelarnya acara pelantikan Walikota/Wakil Walikota Manado beberapa waktu lalu, dimana setelah acara pelantikan dari gedung Graha Gubernuran yang dilanjutkan menuju Rudis untuk jamuan makan bersama, nampak para tamu undangan disajikan pemandangan layaknya air terjun kecil, yang mengalir dari balik plafon.

Bacaan Lainnya

Pemandangan menggelikkan tersebut, membuat para tamu yang datang harus mengambil jurus menghindar dari serangan bertubi tubi yang jatuh deras dari balik plafon gedung.

Belum lagi dengan tatanan ember dan tempat sampah, yang dijadikan sarana penampungan air hujan yang berjatuhan persis di selasar depan pintu masuk utama rumah tersebut.

Baca Juga:  Kelancaran Pelayaran Davao - Bitung, Bakamla Diminta Jaga Keamanan Laut Sulut

Kondisi lantaipun tampak seperti kolam-kolam kecil, yang membuat para petugas harus kerja cepat melebihi ritme air yang semakin deras, sehingga siapapun yang melaluinya harus ekstra hati-hati menapakkan pijakan.

Potongan kain yang menutupi plafon Rudis. (Foto: Manadonews/Demsi).
Potongan kain yang menutupi plafon Rudis. (Foto: Manadonews/Demsi).

Meski ingin menyamarkan lubang yang menganga di langit-langit plafon dengan menempelkan potongan-potongan kain putih, tapi tidak bisa menutupi kuatnya aliran air hujan.

Selain menyuguhkan pemandangan air terjun mini, langit-langit rumah dinas tersebut, terkesan seperti menyajikan lukisan abstrak yang terbentuk secara alami akibat rembesan yang nampak tidak beraturan serta tersebar luas dibanyak bagian Rudis tersebut.

“Wajar saja kalau Pak Gubernur Olly Dondokambey, tidak menempati rumah dinas ini,” ujar seorang Bapak, sambil menggelengkan kepala melihat keadaan tersebut.

Ungkapan warga itu, diharapkan mampu diresapi oleh instansi terkait, karena Rudis tersebut memang disiapkan untuk ditempati dan dipergunakan oleh Kepala Daerah untuk menjamu para tamu, hingga kesan yang baik akan melekat erat bukan sebaliknya, apalagi dengan kondisi cuaca Kota Manado yang beberapa hari ini dilanda hujan.

Demsi Lumendek

Baca Juga:  Ibunda Waket TP PKK Minahasa Berpulang, Pemkab Gelar Ibadah Penghiburan

 

Pos terkait