Olly Berharap GMIM Jangan Terbuai

Kiri - kanan: Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Gubernur Olly Dondokambey, Menkumham Yasonna Laoly, Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow
Kiri - kanan: Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Gubernur Olly Dondokambey, Menkumham Yasonna Laoly, Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow
Kiri – kanan: Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, Gubernur Olly Dondokambey, Menkumham Yasonna Laoly, Bupati Minahasa Jantje Wowiling Sajow

TONDANO, MANADONEWS – Dewasa ini GMIM dituntut secara kontinue melakukan penataan dan pembenahan di berbagai aspek peñata layanan, agar tatanan kehidupan berjemaat tidak terbuai dengan kondisi yang dapat mengakibatkan merosotnya kualitas iman jemaat.

Harapan tersebut disampaikan Gubernur Sulut Olly Dondokambey di harapan peserta Sidang Majelis Sinode Istimewa (SMSI) ke-78 GMIM di Wale Ne Tou Tondano Minahasa, Selasa (17/05).

Bacaan Lainnya

Kegiatan yang dihadiri Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly itu, di katakan Gubernur, realita ini tentunya menjadi tantangan yang harus diantisipasi sekaligus dicarikan solusi konkrit oleh BPMS GMIM yang merupakan salah satu institusi ilahi dalam melakukan tugas pelayanan penginjilan.

“Di samping itu GMIM juga turut berkontribusi aktif dalam mensolisukan berbagai permasalahan sosial yang terjadi ditengah kehidupan jemaat dan masyarakat. Hal ini dapat terwujud, karena GMIM senantiasa berani menentukan langkah untuk melakukan terobosan baru yang kreatif dan inovatif yang terakomodasi dalam berbagai program kerja organisasi,” paparnya.

Baca Juga:  Andrei Angouw 'Gasspoll' Bitung Karangria

Oleh sebab itu melalui SMSI ke-78 ini, diharapkan Gubernur, menjadi semakin tepat dalam rangka mengintrospeksi, mereposisi mengevaluasi bahkan menata kembali berbagai program dan kegiatan yang telah dilaksanakan, terlebih khusus Tata Gereja GMIM dalam menghadapi tantangan pelayanan yang sudah semakin kompleks.

Pos terkait