Ironis! Wagub Bahas Masalah Kelistrikan dengan DPD, Listrik Justru Padam Seharian

  • Whatsapp
Ist
Ist
Ist

MANADO, MANADONEWS – Ironis! itulah kata yang paling tepat guna melukiskan situasi yang terjadi Rabu (25/5) kemarin di Sulawesi Utara (Sulut).

Pasalnya, saat Wakil Gubernur Steven Kandouw bersama Bupati/Walikota se- Sulut menghadiri Rapat Dengar Pedapat (RDP) dengan Komite II DPD RI dengan inti materi seputar permasalaha kelistrikan di Indonesia Timur, dihari itu juga Bumi Nyiur Melambai mengalami pemadaman listrik.

Bacaan Lainnya

Pemadaman yang bukan hanya sebentar, namun berlangsung hingga larut malam. Jadilah Sulut gulita seharian.

Informasi yang diperoleh, pemadaman terjadi akibat kerusakan di kapal pembangkit listrik Marine Vessel Power Plant (MVPP) Karadeniz Powership Zeynep Sultan.

Masyarakat pun bingung sekaligus bertanya – tanya, ke mana PLTA dan Pertamina Geothermal Energy (PGE) Lahendong, yang juga bertindak sebagai pembangkit listrik di wilayah Sulut.

“Katanya kapal itu hanya untuk memback up suplay listrik, tapi sekarang terkesan telah menjadi pemasok utama. Bagaimana dengan PLTA dan PGE?” tanya salah satu pemilik industri rumah tangga di Manado penuh keheranan, Kamis (26/5).

Baca Juga:  4 Pilar Kebangsaan di Sosialisasikan Anggota MPR dan DPD RI Serta Duta Wisata Sulut

Padahal menurut sepengetahuannya, saat PGE dibangun, pemerintah mengatakan kebutuhan listrik di Sulut akan terpenuhi. Nyatanya tidak demikian.

“Pemadaman masih berlangsung. Kemudian didatangkanlah kapal Zultan dengan alasan yang sama. Namun tetap terjadi pemadaman. Bahkan untuk kemarin, bagi saya itu sangat parah karena banyak kerugian yang dialami, khususnya yang bergerak di bidang produksi,” paparnya dengan raut wajah sedikit kesal.

Situasi terkini, setelah seharian Rabu kemarin, Kamis (26/5) hari ini, pun pemadaman telah berlangsung sekali.

Fenomena ini, mungkin menjadi kalusul bagi Wagub Steven Kandouw saat RDP dengan DPD RI, agar Pemprov dilibatkan dalam hal pembangunan ketenagalistrikan.

Fik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *