Tersangka Penganiayaan Di Remboken Dibekuk

  • Whatsapp
Tersangka dugaan tindak pidana penganiyaan di Paslaten Remboken di tangkap di Manado.
Tersangka dugaan tindak pidana penganiyaan di Paslaten Remboken di tangkap di Manado.
Tersangka dugaan tindak pidana penganiyaan di Paslaten Remboken di tangkap di Manado.

TONDANO, MANADONEWS – Tersangka kasus penganiyaan di Paslaten Remboken yang sempat buron akhirnya berhasil di bekuk oleh tim gabungan buser Polres Minahasa, Jumat (3/6), sekitar pukul 19.00 wita, di sebuah tempat kos di Manado.

Sehari sebelumnya, tersangka AN alias Indo diduga telah melakukan tindak pidana penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam jenis samurai, terhadap lelaki Markus Warbung alias Dude dan menyebabkan luka dibagian kepala dan tubuh bagian belakang.

Bacaan Lainnya

Terkait peristiwa ini, Polres Minahasa langsung bergerak cepat dan membentuk tim gabungan untuk melakukan pengejaran terhadap tersangka dan dalam sehari saja, tersangka berhasil ditangkap.

“Dari pendalaman atas informasi yang masuk, tim akhirnya bergerak dan sekitar pukul 19.00 wita hari ini (kemarin,red), tersangka berhasil kami tangkap di sebuah tempat kos di Kecamatan Malalayang, Manado,” ungkap Kasat Reskrim Polres Minahasa, Iptu Edy Kusniadi.

Baca Juga:  Mereka Terobos Banjir demi Anak Kecil

Sementara itu berdasarkan penuturan tersangka, motif yang mendalanginya untuk melakukan tindakan penganiyaan tersebut adalah karena korban merupakan salah satu penggerak anak-anak kelompok Talikuran.

Sebelumnya, pada Kamis (2/6), sekitar pukul 15.00 wita, korban Markus Warbung mampir di depan rumah dari Nyong Sambuaga di Desa Paslaten Jaga II Kecamatan Remboken dan berbincang-bincang dengan saksi Roland Paat dan Tobi Tumimomor. Namun tak diduga, tersangka tiba-tiba keluar dari rumah tersebut dengan membawa samurai dan langsung mengayunkan samurai itu ke kepala korban hingga terjatuh. Tak puas, tersangka kembali menghujamkan samurainya ke tubuh bagian belakang korban yang telah terkapar dan kemudian langsung melarikan diri.

Fransiscus

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *