Hari ini Ratusan Wisatawan Hongkong Bakal Mendarat di Manado

Wagub Sulut Drs Steven Kandouw, saat menerima Direktur Komersil Citilink Hans Nugroho di ruang kerjanya. (Ist)
Wagub Sulut Drs Steven Kandouw, saat menerima Direktur Komersil Citilink Hans Nugroho di ruang kerjanya. (Ist)
Wagub Sulut Drs Steven Kandouw, saat menerima Direktur Komersil Citilink Hans Nugroho di ruang kerjanya. (Ist)

MANADO, MANADONEWS – Hari ini, (12/7), sebanyak 180 Wisatawan asal Hongkong termasuk didalamnya sejumlah wartawan akan tiba di Kota Manado.

Penerbangan perdana turis dari Hongkong tersebut, akan menggunakan pesawat Citilink langsung dari Hongkong menuju Manado.

Bacaan Lainnya

Mereka akan tiba di Bandara Sam Ratulangi sekitar Pukul 23:20 Wita.

Hal itu dibenarkan Wagub Sulut Drs Steven Kandouw, saat menerima Direktur Komersil Citilink Hans Nugroho di ruang kerjanya, Senin (11/07) kemarin.

Sebelumnya sebanyak 200 turis Tiongkok (China) telah tiba di Manado dengan penerbangan langsung dari Kota Chen-Chen.

“Kedatangan turis dari Tiongkok dan Hongkong ini merupakan perjuangan dan kerja keras dari Bapak Gubernur Sulut Olly Dondokambey, untuk memajukan dunia pariwisata di daerah Bumi Nyiur Melambai”, ujar Kandouw.

Walaupun Sulut tidak masuk 10 destinasi pariwisata di Indonesia, namun dengan adanya gebrakan ini niscaya Sulut bakal melewati target 20 ribu wisatawan yang menjadi program Kementerian Pariwisata untuk daerah ini.

Baca Juga:  Solid Dukung OD-SK dan AA-RS, Ini Pesan Steven Kandouw dan Richard Sualang kepada Relawan Bravo New

Wagub juga mengatakan, untuk dua bulan kedepan ada 20 penerbangan langsung Hongkong-Chengdu menuju Manado.

Sementara, terkait dengan permainan tarif hotel, yang sengaja dilakukan oleh para segelintir pegusaha perhotelan di daerah ini terhadap turis dari Tiongkok, Wagub mewarning akan menindak tegas apabila hal ini terulang kembali.

Wagub menyebutkan, Pemprov bersama lima daerah yakni Manado, Minut, Bitung, Minahasa dan Tomohon saat ini terus berkoordinasi untuk membenahi berbagai kekurangan infrastruktur pariwisata yang ada seperti Rumah Sakit serta Puskesmas di bunaken akan di perbaiki sarana dan prasarananya termasuk kualitas pelayanan dan tenaga medis.

Juga akan disiapkan operator-operator yang bisa berbahasa Mandarin termasuk aparat keamanan (Polisi Pariwisata) yang dibutuhkan sekitar seribu personil nantinya mereka akan dilatih bahasa Mandarin.

Pos terkait