Megawati: Pluralisme di Sulut Telah Ditanamkan Soekarno Sejak Dulu

  • Whatsapp
Megawati menerima kenang-kenangan dalam acara tersebut. (Ist)
Megawati menerima kenang-kenangan dalam acara tersebut. (Ist)
Megawati menerima kenang-kenangan dalam acara tersebut. (Ist)

TOMOHON, MANADONEWS – Presiden Republik Indonesia (RI) ke-5 Megawati Soekarnoputri, mengingatkan kepada seluruh elemen masyarakat yang ada di Bumi Nyiur Melambai untuk tetap menjaga kehidupan bersama dengan tetap berpegang pada Ideoligi negara yakni Pancasila, karena pancasila itu merupakan berkat bagi bangsa.

Hal tersebut disampaikan Megawati saat mengunjungi gereja GMIM Sion di Tomohon, Senin (8/8).

Bacaan Lainnya

Gereja tersebut pernah di kunjungi mendiang ayah Megawati yang merupakan Presiden RI ke-1.

Nampak Megawati saat foto bersama Gubernur dan Wagub serta pelayan dan jemaat. (Ist)
Nampak Megawati saat foto bersama Gubernur dan Wagub serta pelayan dan jemaat. (Ist)

Megawati, berpesan agar masyarakat tetap menjaga pluralisme, kebersamaan yang ditunjukan masyarakat Sulut harus terus di pupuk dan di pertahankan.

“Kita bisa kuat karena kita menjaga kebersamaan, karena hal tersebut juga telah ditanamkan Soekarno sejak dulu,” ujarnya.

“Soekarno datang ke Tomohon saat membuka sidang raya GMIM tahun 1957 dan berbicara di depan umat kristen tentang dasar negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai keberagaman, itu merupakan bukti yang kuat,” tambahnya.

Baca Juga:  Traffic Light Lolak Tidak Berfungsi

Megawati bangga Ayahnya pernah datang berbagi bersama umat Kristiani di Sulut, dan menunjukan betapa kuatnya persatuan Indonesia.

Pada kesempatan tersebut, Megawati juga melihat sejumlah foto kunjungan Presiden Soekarno di gereja tersebut.

Turut hadir Gubernur Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Steven Kandouw, Ketua TP PKK Sulut Ibu Rita Tamuntuan Wakil ketua TP PKK Dr. Kartika Devi Kandouw Tanos, unsur Forkopimda Sulut dan tamu undangan lainnya.

Pos terkait