Tuan Rumah Malam Penganugerahan AFI 2016, Ritha Dondokambey Tamuntuan: Sulut Siap Sambut Ratusan Artis

  • Whatsapp
Ketua TP-PKK Sulut Ritha Dondokambey-Tamuntuan yang turut menjemput Megawati. (Manadonews/VR)
Ketua TP-PKK Sulut Ritha Dondokambey-Tamuntuan yang turut menjemput Megawati. (Manadonews/VR)
Ketua TP-PKK Sulut Ritha Dondokambey-Tamuntuan yang turut menjemput Megawati. (Manadonews/VR)

MANADO, MANADONEWS – Penyelenggaraan Apresiasi Film Indonesia (AFI) telah di depan mata. Panitia Lokal yang dinahkodai oleh Ketua Ir. Ritha Dondokambey Tamuntuan dan Wakil Ketua Kartika Devi Kandouw Tanos menyatakan kesiapannya mensukseskan iven besar tersebut.

“Sulut siap menyambut ratusan artis nasional yang akan berpartisipasi dalam iven AFI,” ujar Rita Dondokambey Tamuntuan.

Dikatakannya Manado bakal menjadi ibukota film Indonesia Oktober ini karena ratusan artis papan atas serta sineas bakal membanjiri kota tinutuan untuk menghadiri malam penganugerahan Apresiasi Film Indonesia (AFI) 2016 pada 8 Oktober 2016.

Sementara itu Ketua Harian AFI 2016 Fanny Legoh mengatakan para artis tersebut sudah mengkonfirmasikan kehadiran mereka pada panitia. Dibeber Fanny, sejumlah artis akan tiba sebelum hari H dan akan terlibat pada sejumlah kegiatan pra AFI, di antaranya mengunjungi sekolah – sekolah.

“Semua sudah siap, dari penginapan, transportasi hingga tempat penyelenggaraan kegiatan,” kata dia.

Iven AFI di Sulut juga menjadi asa untuk membangkitkan potensi perfilman Sulut.

Dikatakan Legoh, potensi perfilman Manado sangat besar. Hal itu dibuktikan dengan banyaknya artis nasional berdarah Manado.

Baca Juga:  Jangan sampai Kena 'Jebakan' Timses, Anggota DKPP Alfitra Salamm Ingatkan Pemilih Bawa Pulpen

“Ternyata setelah dicek, banyak artis berdarah Sulut, ada yang ibunya berdarah Manado atau ayahnya,” ungkapnya.

Untuk menggarap potensi tersebut, Legoh berencana membentuk badan perfilman daerah.

“Dengan badan ini potensi perfilman daerah akan tergarap maksimal, visinya adalah dari Manado ke Jakarta,” ujar dia.

Lanjutnya, selama ini, warga Manado harus hijrah ke Jakarta untuk bisa berkiprah di dunia perfilman. Namun dengan adanya badan tersebut, maka warga Sulut yang berpotensi bisa sekolah akting di Manado. Legoh mengakui, badan itu masih merupakan usulan.

Sementara itu Wagub Sulut Steven Kandouw mengatakan, AFI bakal memberi dampak luar biasa bagi pariwisata Sulut. Dikatakan Kandouw, dampak jangka pendeknya, Manado akan jadi perhatian dan didatangi banyak orang.

“Manado jadi pusat perhatian,” kata dia.

Untuk jangka panjang, menurut Kandouw, objek wisata Sulut bakal lebih dikenal. Akan banyak film yang syuting di Manado.

“Pasti spot – spot menarik Sulut akan menyebar ke seluruh dunia lewat film tersebut,” imbuhnya.

Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Sulut Gemmy Kawatu selaku Sekretaris Panitia Lokal AFI menyatakan bahwa pastinya pergelaran Apresiasi Film Indonesia (AFI) di Manado, akan memberi kejutan bagi masyarakat Sulawesi Utara. Baru pertama dalam sejarah, puluhan artis ibukota akan berkumpul di Bumi Nyiur Melambai ini. Masyarakat pun bisa bertemu langsung dengan sekitar 40 artis nasional.

Baca Juga:  Richard Sualang Ingatkan Manado Sulit Berkembang tanpa Bersinergi, Ketua TMP Ade Saerang: Ini Jo!

“Sudah ada rundown acara, yang disesuaikan dengan kebijakan panitia pusat, tanggal 7 Oktober nanti akan ada pawai sekitar 30 40 artis ibukota yang dimulai dari Jembatan Soekarno dan finish di Marina Plaza.
“Pawai akan memakan waktu 1,5 jam. Setelah itu para artis akan konferensi pers dengan para wartawan,” tukasnya

Selanjutnya pada 8 Oktober 2016 pagi pukul 09.00 Wita, para artis akan mengunjungi SMA N 1 Manado dan SMK N 1 Manado. Setelah dari situ, akan ada meet and greet di Mantos, sebagai pusat kegiatan outdoor AFI.

“Masyarakat bisa bertemu langsung dengan para artis di Mantos. Sangat menarik, akan ada lorong waktu tentang film Indonesia. Di Mantos sampai siang,” tuturnya.

Lanjut Kawatu, setelah itu para artis kembali ke hotel untuk persiapan puncak acara. Malam puncak akan disiarkan langsung di Tv nasional, juga dari Malaysia dan Singapura. Akan dihadiri Mendiknas, Gubernur Sulut, Bupati dan Wali Kota se-Sulut dan Puan Maharani.

“Pada 9 Oktober pagi, para artis akan ke Bunaken hingga pukul 12 siang. Lalu diundang pak Wenny Lumentut ke Bukit Tetempangan. Lalu mereka belanja belanja dan jam 8 malam kembali ke Jakarta,” ungkapnya.

Baca Juga:  Bupati dan Wabup Minahasa Melayat ke Rinegetan

Diketahui artis yang akan datang yakni, Rima Melati, Nini Eklaron, Marimo Sadri, Fauzi Badila, Kinaryosih, Steven Wiliam, Ruth Sahanaya, Gio Idol, Mongol Stress dan masih banyak lagi artis yang lainnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *