Walikota Minta Jangan Melakukan Unjuk Rasa di Tempat Ibadah

fb_img_1475766049552

MANADO,MANADONEWS-  Berpredikat sebagai personil Majelis Pertimbangan Sinode (MPS) Gereja Masehi Injili di Minahasa (GMIM) Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA ikut menghadiri diskusi dan pembahasan dalam Sidang Majelis Sinode Tahunan (SMST) ke-29 di Wilayah Bunaken, Kecamatan Bunaken Kepulauan, 

Dalam kesempatan itu, Walikota GSVL menyampaikan beberapa hal terkait program-program Pemerintah Kota yang menyentuh kepentingan masyarakat.

Salah satunya adalah program pengembangan keterampilan melalui Balai Latihan Kerja (BLK). Dimana, para pencari kerja akan dibekali dengan keterampilan sebelum masuk dunia kerja.

“Pengembangan SDM yang sejalan dengan misi gereja akan kami laksanakan melalui Balai Latihan Kerja yang bertujuan mempersiapkan tenaga kerja yang siap kerja,”ucapnya

Selain itu katanya terkait usulan gereja agar agama tidak digunakan untuk kepentingan tertentu lewat aksi-aksi unjuk rasa, GSVL menyatakan dukungannya.

“Sebagai pemerintah saya mendukung adanya larangan unjuk rasa yang dilakukan di tempat ibadah. Tidak hanya agama Kristen tetapi juga agama lainnya,” tukas Walikota.

Selain itu katanya, pemerintah mendukung upaya-upaya pembinaan warga gereja termasuk mereka yang tergolong kaum Lesbian, Biseksual, Gay dan Transgender (LBGT) serta pengguna narkoba.

Baca Juga:  Pangdam XIII/Merdeka Lantik 183 Tamtama Baru

“Kami sangat mendukung semua program pembinaan warga gereja,” pungkasnua

Pembahasan dipimpin Ketua Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM Pdt DR HWB Sumakul MTh dan diikuti pimpinan Komisi Kategorial Bapak, Ibu, Pemuda, Remaja dan Anak (BIPRA) serta para pelayan khusus (pelsus) pendeta, penatua dan syamas dilingkup pelayanan GMIM.

 

(Onal Gampu)

Pos terkait