Walikota Pantau Rumah Korban Banjir Minta Fasilitator Nakal di Babat

  • Whatsapp

fb_img_1476101570377

MANADO,MANADONEWS- Guna menyikapi kedatangan Presiden RI Joko Widodo untuk meresmikan kawasan relokasi korban bencana banjir bandang di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken,Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut secara intens melakukan pantauan dan pengawasan terhadap pembangunan 1000 unit rumah yang dibiayai pemerintah pusat lewat dana APBN

Buktinya, bersama sejumlah pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Manado diantaranya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DR Peter KB Assa, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) dr Robby Mottoh dan Kepala Dinas Pendidikan Corry Tendean SH, Walikota GSVL mendatangi lokasi pembangunan yang terletak didataran tinggi Kelurahan Pandu tersebut.

Tidak hanya pembangunan rumah saja yang diawasi, tetapi juga penyaluran dana kepada korban ikut menjadi perhatian serius Walikota pilihan rakyat ini

Bahkan, dengan tegas ia mengingatkan fasilitator dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado Drs Maximilian Tatahede agar tidak memotong dana sepeser-pun bagi korban bencana dengan alasan apapun juga. Karena hal itu, tambah Walikota, akan berdampak hukum jika nanti kedapatan.

Baca Juga:  Dumais Kritisi Kebijakan Pejabat Minut yang Lecehkan Pjs Bupati

“Tolong jangan ada pemotongan kepada korban bencana, apalagi dilakukan oleh fasilitator yang nota bene sudah dibayar untuk tugas itu. Karena ada yang datang kepada saya dan mengeluh katanya ada pemotongan dana satu juta setengah rupiah. Ini tidak boleh,”tandas GSVL Iapun menegaskan jika terjadi permasalahan hukum terkait pemotongan  itu dirinya tidak bertanggung jawab. SebaB fasilitator dibayar secara khusus untuk membantu masyarakat korban bencana merancang bangunan sesuai dengan jumlah dana yang diberikan.

“Jika masih ada fasilitator yang dinilai ‘nakal saya minta kepala BPBD Manado agar segera diganti. Karena tugas fasilitator untuk membimbing bukan untuk bikin susah penerima bantuan, kalau ada fasilitator nakal diganti saja dengan yang lain,” koarnya geram.

Dari peninjauan lokasi, Walikota GSVL melihat langsung rumah-rumah yang sedang dibangun. Direncanakan untuk tahap pertama akan dibangun 1000 unit rumah sedangkan yang sudah hampir rampung sekitar 400 unit

 

(Onal Gampu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *