Walikota Beribadah Dengan Jemaat Samaria Pakowa,Minta Dukung Relokasi Korban Bencana Banjir

  • Whatsapp

fb_img_1478440898519MANADO, MANADONEWS- Walikota  DR Ir G.S Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama Ketua Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga Kota Manado yang juga Rektor Universitas Negeri Manado (Unima) Prof DR Julyeta P.A Lumentut Runtuwene MS DEA, ikut menghadiri ibadah syukur Hari Ulang Tahun (HUT) ke-17 Jemaat GMIM Samaria Pakowa.

Ibadah syukur yang dipimpin Pdt Roy Tamaweol THM ditandai dengan penyalaan dan peniupan lilin ulang tahun oleh Ketua Badan Pekerja Majelis Jemaat (BPMJ) Samaria Pakowa Pdt Masri Wawointana Sundah STh bersama Walikota GSVL dan isteri serta Pelayan Khusus yang AD di 10 kolom.

“Kami mengajak seluruh anggota jemaat untuk mendukung program pemerintah pusat melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yakni merelokasi korban bencana di Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken. Apalagi, sebagian anggota jemaat GMIM Samaria Pakowa merupakan korban bencana banjir bandang yang terjadi 15 Januari 2014 lalu. ” ajaknya

Selain itu katanya, di HUT ke-17 Jemaat GMIM Samaria Pakowa ini, marilah kita mendukung program pemerintah lewat relokasi korban bencana di Kelurahan Pandu.

Baca Juga:  Pedoman Tatib Baru bisa Buka Ruang Gerak Asal tidak Melanggar

“Saya teringat 15 Januari 2014 lalu, disini terjadi bencana banjir bandang,” tandas GSVL

Lebih jauh katanya, kalau ada waktu silahkan datang ke tempat relokasi di Pandu. Sebab disana, rumah-rumahnya sangat layak dan baik karena akan dibangun fasilitas umum, air, listrik, sekolah, tempat ibadah, Puskesmas dan prasarana lainya.

Vickypun menambahkan jemaat diminta ikut mendukung program Gubernur Sulut Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw untuk mendatangkan 100 ribu wisatawan pada tahun 2016 ini. “Tetapi ada tantangan bagi kita, memang dilain sisi kedatangan para wisatawan yang banyak kedaerah kita meningkatkan ekonomi masyarakat. Tetapi jangan terpengaruh dengan budaya mereka, tetapi kitalah yang harus bisa mempengaruhi mereka,” pungkasnya

Sementara itu Pdt Roy Tamaweol THM dalam khotbahnya yang didasarkan pada bacaan Alkitab Yoel 3 ayat 9 sampai 21 mengatakan penderitaan merupakan awal untuk mendapatkan kebahagiaan. Sehingga, jemaat diajak untuk selalu mengandalkan Tuhan dalam segala hal.

“Yakinlah Tuhan akan mengubah segalanya jika jemaat hidup taat kepada Tuhan kita Yesus Kristus,”pintahnya.

 

Baca Juga:  Ricky Nelson Optimis Sulut United Bertahan di Liga 2

(Onal Gampu)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *