Walikota Peduli Pembangunan Masjid Al-Khairiyah

fb_img_1479208389075MANADO,MANADONEWS- Walikota Manado DR Ir G.S Vicky Lumentut terus berupaya menangani permasalahan keberadaan Masjid Al-Khairiyah yang terletak di lahan eks Kampung Texas pusat Kota Manado.

Buktinya, setelah difasilitasi Gubernur Sulawesi Utara (Sulut) Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven O Kandouw serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulut beberapa waktu lalu, kali ini Walikota GSVL bertemu langsung dengan Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Khairiyah Djafar Alkatiri, Kepala Kementrian Agama Kota Manado Prof H Irwan Musa SE dan tokoh masyarakat Muslim di ruang kerja Wakil Walikota Mor Dominus Bastiaan.

Dalam pertemuan para pemangku kepentingan ini juga meninjau secara langsung lokasi rencana pembangunan Taman Religi yang terletak di kawasan Pusat Kota Manado tersebut.
Dalam pertemuan itu, Walikota GSVL dan Wawali Mor serta pihak panitia saling bertukar pikiran seputar pembangunan masjid di lahan eks Kampung Texas tersebut. “Saya berharap pertemuan ini dapat memberikan solusi yang terbaik untuk penyelesaian masalah eks Kampung Texas yang pada intinya lahan tersebut adalah milik pemerintah Kota Manado,” tandas Walikota GSVL.

Selain itu katanya,  pada pertemuan dengan Gubernur dan Forkopimda Sulut, telah disepakati jika pembangunan masjid akan ditangani pemerintah sesuai konsep awal dibangunnya Taman Religi.
“Mari kita jaga Kota Manado ini tetap aman, damai dan rukun dengan saling menghormati satu dengan yang lain,” pintahnya.

Sementara itu Djafar Alkatiri, menjelaskan pihaknya sangat mendukung rencana pemerintah membangun Taman Religi. Bahkan luas lahan untuk Taman Religi tidak pernah diusik panitia pembangunan.

“Sejak dari awal saya dan teman-teman panitia mendukung rencana pemerintah untuk membangun Taman Religi atau Graha Religi. Dan luas bangunan masjid tidak melebihi luas yang disepakati.. Bahkan tidak benar jika ada info pembangunan masjid telah menyimpang dari yang disepakati,” koar Alkatiri.
Dirinya pun sangat menyayangkan adanya bangunan rumah toko (ruko) yang dibangun di lahan tersebut dan memperkecil luas lahan eks Kampung Texas.
Mendengar persoalan  itu, Walikota GSVL bersama sejumlah rombongan khususnya Dinas Tata Kota langsung melakukan peninjauan ke lokasi tersebut.

 

(Onal Gampu)

Pos terkait