Saat Pembacaan Deklarasi Nusantara Bersatu di Bolmong Listrik Malah Padam

  • Whatsapp
Penjabat Bupati Nixon Watung tengah membawakan sambutan/Foto: manadonews/Steven
Penjabat Bupati Nixon Watung tengah membawakan sambutan/Foto: manadonews/Steven
Penjabat Bupati Nixon Watung tengah membawakan sambutan/Foto: manadonews/Steven

LOLAK, MANADONEWS – Insiden pemadaman listrik oleh PLN terjadi saat pemerintah kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mengadakan deklarasi “Nusantara Bersatu” yang di pusatkan di lapangan Daagon Lolak, Rabu ( 30/11 )

Kejadian pemadaman listrik terjadi saat beberapa tokoh agama akan berdoa bersama untuk stabilitas keamanan bangsa indonesia terlebih khusus kabupaten Bolmong. Akibat kejadian ini pengeras suara tidak berfungsi.

Bacaan Lainnya

Beberapa pejabat dan masyarakat yang hadir di acara deklarasi tersebut mempertanyakan kinerja dari pihak PLN.

“PLN tidak boleh begini. Matikan listrik tanpa pemberitahuan padahal ini acara sangat penting sekali,” “ujar Rusli selaku warga yang ikut acara deklarasi.

Foto bersama peserta apel Nusantara Bersatu/Foto: manadonews/Steven
Foto bersama peserta apel Nusantara Bersatu/Foto: manadonews/Steven

Ketika manadonews meminta klarifikasi kepada pihak PLN gardu induk Lolak, mereka seakan melempar tanggung jawab dan mengatakan untuk pemadaman tersebut tanggung jawab PLN Cabang yang berada di belakang pasar Lolak.

Baca Juga:  Sempat Dikabarkan 'Mampet', Layanan Disdukcapil Bolmong Kini Normal

Sayangnya saat disambangi, tidak ada seorangpun yang bertugas di PLN Cabang.

Deklarasi ini dihadiri Penjabat Bupati Bolmong Adrianus N Watung, unsur Polri, TNI, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam sambutannya bupati Adrianus N Watung menjelaskan tujuan dilaksanakan deklarasi untuk bertekad menjaga bersama NKRI,menolak paham radikalisme dan ISIS dan mempererat kerukunan antar umat beragama yang sudah terjalin lama di Kabupaten Bolmong.

“Jika ada orang – orang yang tidak dikenal dan gerak-geriknya mencurigakan agar supaya masyarakat melaporkan ke pihak yang berwajib,”ujar bupati yang akrab dengan awak media.

Steven Rapar

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *