MaSi Prioritaskan Pendidikan-Kesehatan untuk Kabupaten Bahari Sejahtera dan Bermartabat

  • Whatsapp
Makagansa - Silangen (MaSi)/Foto: manadonews/Youngky
Makagansa - Silangen (MaSi)/Foto: manadonews/Youngky
Makagansa – Silangen (MaSi)/Foto: manadonews/Youngky

TAHUNA, MANADONEWS – Bidang kesehatan menjadi salah satu sektor yang paling penting dalam mewujudkan daerah yang sejahtera dan bermartabat. Demi mewujudkannya, tentu harus ditopang dengan pendidikan. Kandidat calon Bupati Kabupaten Kepulauan Sangihe Hironimus Rompas Makagansa (HRM) membeberkan langkah-langkah yang dipersiapkan jika dipercayakan kembali melanjutkan pemerintahan pada periode 2016-2022 nanti.

Dari sektor kesehatan, di mana kesehatan anak bakal ditata sejak dari kandungan ibu, mulai dari sang generasi memasuki masa perkawinan, menjadikan suami-istri yang bertanggungjwab terhadap kelangsungan hidup anak-anaknya.

Bacaan Lainnya

“Kesehatan anak bayi kita persiapkan. Posyandu, perawatan dan pendampingan juga dipersiapkan. Karena, dengan masyarakat sehat, generasi cerdas,” kata HRM.

Bupati Sangihe periode 2011-2016 ini menuturkan, dirinya bersama Calon Wakil Bupati dr FA Silangen mempersiapkan beberapa faktor penunjang kesehatan. Antara lain, melanjutkan pembenahan puskesmas, mengadakan alat pendukung untuk rumah sakit dan obat-obatan.

Baca Juga:  Kandouw: Optimalkan Pengelolaan APBD Guna Kemakmuran Warga Sangihe

“Sehingga, pelayanan makin paripurna,” jelas HRM.

Bukan hanya itu, lanjut HRM, pihaknya juga menyiapkan tenaga keperawatan untuk mengisi beberapa puskesmas yang masih kurang.

“Kami pasangan MaSi (sebutan paslon Makagansa-Silangen, red) bakal memberdayakan tenaga lokal untuk tenaga keperawatan. Caranya, kita siapkan para putra-putri daerah yang telah menyelesaikan study-nya di bidang tersebut menjadi tenaga kontra minimal tiga tahun, sambil menunggu MoU Aparatur Sipil Negara (ASN) dan menjadi ASN,” bebernya.

Sementara di sektor pendidikan, menurut HRM sangat berperan penting dalam menopang visi kabupaten yang sejahtera dan bermartabat. Untuk saat ini, hampir semua desa di 15 kecamatan sudah memiliki sekolah, mulai dari TK, PAUD, SD, SMP, SMA. Hasil yang cukup fantastis, mengingat tidak semua daerah kabupaten-kota memiliki fasilitas tersebut.

“Hampir semua kecamatan, sudah termasuk Marore, Nusa Tabukan dan Tatoareng,” jelasnya.

Ini merupakan bentuk prestasi tersendiri bagi HRM sejak memimpin Sangihe 2011 silam. Meski begitu, dirinya mengakui masih ada kekurangan yang harus diselesaikannya, yakni penataan pengajar. Menurutnya, kekurangan pengajar kerap menjadi persoalan. Meski kenyataan kekurangan tersebut hanya di beberapa daerah, karena contoh di pusat kota Tahuna terjadi kelebihan tenaga guru. Terkait dengan itu, sama seperti perekrutan di bidang keperawatan, pihaknya juga mempersiapkan pemberdayaan putra-putri daerah yang baru selesai kuliah menjadi tenaga pengajar di sekolah-sekolah. Honor daerah minimal 3 tahun selanjutnya menjadi PNS.

Baca Juga:  Membangkang, Meyke Lavarence Resmi Dicopot sebagai Ketua Fraksi PDI Perjuangan

“Mengapa mereka harus diberdayakan?, karena mereka memiliki potensi, sehingga mereka merasa dilibatkan dan motivasi untuk membangun daerah. Contoh program Indonesia mengajar yang dipelopori pemerintah pusat. Para pengajar muda ini mengajar di pulau-pulau. Mengapa putra-putri kita tidak,” terangnya.

Dia menambahkan, pasangan MaSi juga mendorong adanya kurikulum lokal di sekolah-sekolah kejuruan. Contoh, teknik perikanan dan kelautan, karena sesuai dengan kondisi letak Kabupaten Sangihe. “SMK harus mempunyai kurikulum khusus untuk menjawab kebutuhan daerah. Sehingga para siswa-siswi lulus dengan adanya jaminan jelas. Saya yakin, masalah laut akan kita jawab dengan menghadirkan tenaga seperti itu,” tuturnya.

Apa yang diutarakan Ketua DPC PDIP Sangihe ini tentunya bukan isapan jempol belaka. Diketahui, kedua paslon MaSi bersama istri, berlatar belakang bidang kesehatan dan pendidikan. HRM misalnya. Sebelum menjadi Bupati Sangihe ayah Frederich G Makagansa dan Marvel Dicky Makagansa (Anggota DPRD Sulut) adalah seorang birokrat handal. HRM pernah menjadi PLH Sekretaris Daerah Provinsi Sulut dan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Provinsi Sulut. Sementara sang istri Wiesje Makagansa Rompis adalah seorang dokter, sama seperti calon wakilnya dr FA Silangen yang juga bersama istri dr Rinny Silangen Tamintuan. “Mari kita bersatu untuk Sangihe sehat, dan hebat di bidang pendidikan,” pungkasnya.(YOUNGKY)

Baca Juga:  Plh Sekprov Sulut, Ini Tugas Asiano Gammy Kawatu

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *