Masyarakat Biru Pertanyakan Isu Murahan; MDM : Balas Fitnah dengan Kerja

  • Whatsapp
MDM menyapa tokoh dan pemuka agama di kampung Biru.(foto:Manadonews/Youngky)
MDM menyapa tokoh dan pemuka agama di kampung Biru.(foto:Manadonews/Youngky)
MDM menyapa tokoh dan pemuka agama di kampung Biru.(foto:Manadonews/Youngky)
MDM menyapa tokoh dan pemuka agama di kampung Biru.(foto:Manadonews/Youngky)

TABUKAN TENGAH, MANADONEWS – Anggota DPRD Provinsi Sulut Marvel Dicky Makagansa (MDM) menemui sejumlah tokoh masyarakat dan pemuka agama di Kampung Biru, Kecamatan Tabukan Tengah, Jumat (16/12).

Kedatangan legislator dari Fraksi PDIP ini disambut antusias warga. Mereka merasa terpanggil untuk bertatap muka langsung dengan putra kedua Bupati Kepulauan Sangihe periode 2011-2016 Hironimus Rompas Makagansa (HRM). Diketahui, saat ini HRM kembali mencalonkan diri sebagai bupati di Pilkada 2017 berpasangan dengan Calon Wakil Bupati dr Andy Silangen.

MDM mendengarkan aspirasi masyarakat.(foto:Manadonews/Youngky)
MDM mendengarkan aspirasi masyarakat.(foto:Manadonews/Youngky)

Dalam kegiatan tatap muka, MDM membuka kesempatan berdialog dengan sembari mendengarkan saran, keluhan serta masukan dari politisi muda ini. Salah satu kutipan dialog, di mana para pemuka agama dan tokoh masyarakat mempertanyakan bagaimana menanggapi segala macam isu politik jelang pilkada yang menyudutkan pasangan MaSi (Makagansa-Silangen).

Foto bersama MDM dengan tokoh dan pemuka agama di kampung Biru.(foto:Manadonews/Youngky)
Foto bersama MDM dengan tokoh dan pemuka agama di kampung Biru.(foto:Manadonews/Youngky)

“Bagaimana nanti kita menanggapi isu murahan tersebut. Karena kita ketahui bersama saat ini banyak oknum-oknum yang tak jelas memberikan isu yang tidak benar,” kata Abasolon Garing, warga Biru.

Menanggapi pertanyaan tersebut, MDM menghimbau masyarakat jangan terpengaruhi isu-isu tersebut. “Ya, kita balas fitnah itu dengan kerja,” jelas MDM.

Baca Juga:  STNK Mati 2 Tahun, Kendaraan Dianggap Bodong

Dia menegaskan, kerja nyata dan bukti pembangunan yang dilakukan HRM tak bisa dipengaruhi sekalian itu fitnah. “Namanya fakta sekali pun difitnah, tetap masyarakat tahu HRM telah bekerja,” tandasnya.(YOUNGKY)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *