Pembangunan Bendungan Kuwil Akan Terus Dipacu

Allan Mingkid/Foto: manadonews/Wulan

AIRMADIDI, MANADONEWS- Pada tahun ini Pembangunan Bendungan Kuwil di Desa Kuwil Kecamatan Kalawaat akan terus dipacu. Bahkan, oleh pemerintah akan segera melakukan pembebasan sebanyak 60 bidang lahan dari milik masyarakat yang ada di 3 desa yakni Desa Kuwil, Desa Kawangkoan dan Desa Suwaan. Hal ini diakui oleh Asisten 2 Pemkab Minut, Drs Allan Mingkid kepada wartawan..

“Memang ada 3 desa yang akan pemerintah bebaskan lahannya di Minut dimana itu akan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulut,” ujarnya

Ditanya soal anggaran untuk pembebasan atau ganti rugi lahan bagi masyarakat, Mingkid menjelaskan jika itu merupakan kewenangan dari Balai Sungai. Sebab, anggaran ini sudah tertata dalam APBN. Sementara untuk Pemkab Minut hanya sebatas memfasilitasi antara masyarakat dengan Balai Sungai dan BPN Sulut.

“Pemkab Minut tidak ada anggaran soal bendungan Kuwil karena itu proyek nasional. Saya yakin tim pembebasan lahan ini akan bekerja sesuai dengan ketentuan berlaku,” kata Mingkid

Ditegaskan Mingkid, untuk menjaga agar tidak lahir masalah hukum dalam pembebasan lahan, pemerintah desa diminta agar berhati-hati mengeluarkan keterangan kepemilikan lahan.

Baca Juga:  Hadiri Kegiatan PGI, Jokowi Ajak Warga Sulut Bersatu Jaga Kerukunan

“Pemkab siap bantu jika ada masalah kepemilikan lahan dari warga. Namun alangkah lebih baik jika Pemerintah desa harus hati-hati dalam memberikan keterangan soal status tanah agar tidak berdampak hukum kedepan,” tambahnya

Diketahui, bendungan atau waduk Kuwil ini memiliki luas 308 hektar dengan kapasitas mampu menampung air 23 juta meter kubik. Keberadaan bendungan ini juga berfungsi sebagai mengatasi banjir serta nanti bisa dibangun pembangkit listrik sekaligus mendukung sektor pariwisata Minut. Adapun total anggaran pembangunan bendungan ini diperkirakan bisa mencapai Rp1,42 triliun dan diprediksi selesai pada tahun 2019 mendatang.(wulan)