Kejadian unik terjadi saat ibadah digereja

  • Whatsapp

Pineleng manadonews,-.Peristiwa unik terjadi ketika jemaat gereja masehi injili di minahasa(GMIM) “MORIA” kali wilayah pineleng mengadakan ibadah pada minggu(29/1).

kejadian bermula saat dimulainya ibadah tepat pada pukul 09:00 wita dengan masuknya anak2 yang memakai baju adat kabasaran(tari perang suku minahasa) lengkap dengan alat perang berupa tombak dan pedang yang terbuat dari kayu,merekapun langsung memperagakan gerakan2 tarian kabasaran serta diiringi bunyi dari alat musik tambur.

Sontak,kejadian ini membuat jemaat yang hadir kaget,namun dari informasi, tari kabasaran yang diperagakan oleh anak2 sekolah minggu ini memang telah disiapkan pihak gereja sebagai bagian pembuka dalam ibadah tersebut.

Pendeta Otniel Parera,Mth selaku ketua jemaat mengatakan,tarian kabasaran ini memang sudah disiapkan agar supaya kita selalu menjaga serta melestarikan kebudayaan2 yang ada,khususnya budaya minahasa.

” dalam lagu2 pujian juga kami menyanyikan dalam bahasa tombulu,dikarenakan ada anggota jemaat yang bisa menerjemahkannya”tambah pdt Otniel.

Beberapa anggota jemaat yang hadir ketika dimintai pendapat oleh manadonews menilai bahwa tradisi budaya ini harus dijaga serta dilestarikan agar tidak punah.

Baca Juga:  Satu Hari Tiga Momen Spesial Sang Sekda

” ibadah digereja kami sering diisi dengan adat dan budaya,bahkan yang lalu tarian maengket “ujar Demor Wongkar sebagai anggota jemaat setempat.
( steven rapar )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *