Inves Perhotelan dan Tempat Wisata di Sulut ‘Dinominasi’ Asing

  • Whatsapp

Manado, MN – Hingga di bulan Maret 2017 ini sudah ada investor asing yang masuk dan berinvestasi di wilayah Sulawesi Utara (Sulut) di sektor pariwisata dan perhotelan. Demikian diungkapkan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Provinsi Sulut, Happy TR Korah, kepada wartawan, Rabu (15/03).

Hal tersebut pun menurutnya, tidak lepas dari peran upaya Gubernur Sulut, Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur, Steven Kandouw selaku kepala di pemerintahan provinsi (Pemprov) Sulut dalam mengembangkan pembangunan di semua sektor termasuk investasi/pemodal dalam meningkatkan pendapatan demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Utara.

“Salah satunya investor yang berasal dari Negara Korea, telah berinves di perhotelan Kabupaten Minahasa Utara (Minut) dengan nama Hotel Casabayo Likupang. Mereka juga dalam berinvestasi tidak tanggung-tanggung sekalian dengan pembangunan tempat lokasi wisatanya,” kata Korah.

Dikatakannya juga bahwa sebagaimana target investasi nasional dari pemerintah pusat pada tahun 2016 lalu senilai Rp2,5 Triliun pada sekarang ini (2017) telah melewati target yakni dengan nilai Rp2,7 Triliun.

Baca Juga:  Komitmen Melky Pangemanan Perjuangkan Aspirasi Masyarakat Dapil Minut-Bitung

“Merasa optimis adanya kemajuan pembangunan sektor investasi di Sulut karena memang dari tahun ke tahun target yang diperoleh DPM-PTSP Sulut selalu melampaui target. Termasuk dengan melihat antusias dari sejumlah investor yang saat ini melirik sejumlah lokasi pesisir pantai di Likupang Minut pasti optimis,” tandas mantan Kadis Pariwisata Sulut itu. (DMC)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *