Tahlis : Data Nama Rupa Bumi Harus di Inventarisir

  • Whatsapp

 

 

KOTAMOBAGU,MANADONEWS,-.Pemerintah Kota ( Pemkot ) Kotamobagu mengadakan Sosialisasi dan Rapat Koordinasi Pembakuan Nama Rupa Bumi Unsur Buatan tahun 2017.Pembakuan nama rupabumi dianggap penting dan strategis, sebagai suatu cara untuk tertib administrasi dalam membentuk kesamaan pemahaman dalam penulisan, pengejaan, pengucapan dan penginformasian suatu unsur rupabumi, terutama informasi mengenai letak geografis dan batas wilayah yang jelas, arti asal bahasa dan sejarah dari nama rupabumi,kegiatan ini dilaksanakan pada rabu (19/04/2017) yang diikuti oleh para camat,Lurah dan sangadi se kota-kotamobagu.

Sekretaris Kota ( Sekot ) Kotamobagu Tahlis Galang,S.IP.MM Mengatakan,maksud serta tujuan pelaksanaan sosialisasi ini dalam rangka mewujudkan pemerintahan daerah yang otonom, maka perlu diadakan inventarisasi dan pembakuan nama rupa bumi guna mewujudkan tertib administrasi di bidang pembakuan nama rupa bumi di Kotamobagu.

” Data dan informasi akurat mengenai nama rupa bumi serta nama unsur-unsur rupa bumi di wilayah berupa nama jalan, pantai, danau, bukit hingga gunung dapat diinventarisir,sehingga dapat dibakukan,” kata Tahlis.
Tahlis : Data Nama Rupa Bumi Harus di Inventarisir

Baca Juga:  Terdesak Kebutuhan Rumah Tangga, Warga Teep Nekat Curi Ranmor

Sementara Asisten 1 Nasrun Gilalom menambahkan, selain nama rupabumi, hal penting lainnya adalah kode dan data wilayah administrasi pemerintahan yang memuat tentang kode dan nama wilayah administrasi pemerintahan provinsi, kabupaten/kota, kecamatan, kelurahan dan desa serta nama wilayah, luas wilayah dan jumlah penduduk.

“ Semuanya harus dirinci karena hal ini penting untuk mendukung pelaksanaan administrasi pemerintahan, administrasi kependudukan, pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan di daerah” ujar Gilalom.

Gilalom menambahkan,pengetahuan dan persamaan persepsi terhadap kondisi rupabumi masing-masing wilayah sangat diperlukan, untuk memudahkan memonitor kondisi dan optimasi pengembangannya. Bisa dibayangkan bagaimana bila unsur rupabumi tidak diketahui dan dikenal, pasti kurang memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat.

” Sebaliknya,bila unsur-unsur tersebut dibakukan dapat bermanfaat bagi daerah, sebagai bahan evaluasi dalam penentuan kebijakan “tutup Gilalom.
( armen modeong )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *