Hadang Pekerja Perusahaan,30 Warga Tiberias Diamankan Polres Bolmong

  • Whatsapp


BOLMONG,MANADONEWS,-.Wilayah Kecamatan Poigar Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) kembali memanas,kali ini terjadi tawuran antar kelompok warga dan karyawan PT Malisya Sejahtera, di lahan Hak Guna Usaha (HGU) yang dikuasasi PT Malisya Sejahtera di Desa Tiberias.

Setidaknya ada sekitar 30 warga Desa Tiberias termasuk Abener Patras sebagai otak pelaku penghadangan yang diamankan Kepolisian Resort ( Polres ) Bolmong pada selasa siang ( 2/5 ).

Informasi dirangkum, menyebutkan Kejadian berawal saat pukul 07.00 Wita sekitar 30 pekerja perusahaan hendak memanen kelapa ditempat tersebut,yang kebetulan berhadapan dengan Kantor Koramil Poigar.Namun dihadang oleh warga sekitar yang dari dahulunya menolak pengoperasian perusahaan tersebut.

Sontak saja,warga yang berjumlah ratusan langsung menghadang dan menyerang pekerja perusahaan dengan menggunakan senjata tajam berupa,tombak,parang,batu,hingga panah wayer.Sempat terjadi perlawanan dari pekerja,namun akhirnya pekerja-pekerja tersebut mundur.

Kapolres Bolmong Ajun Komisaris Besar Polisi ( AKBP ) Faisol Wahyudi melalui Kasatreskrim Ajun Komisaris Polisi ( AKP ) Hanny Lukas menuturkan,bahwa pemicu bentrokan karena penghadangan kelompok warga Tiberias yang menghalangi pihak perusahan selaku pemilik lahan yang hendak memanen buah kelapa di lokasi HGU tersebut.

Baca Juga:  ROR Hadiri Soft Opening Pastori Tiga GMIM Syalom Kolongan Atas Sonder

Mendapat laporan,Polres Bolmong dibantu Polsek-Polsek terdekat dan Satuan Brimob Inuai langsung menuju lokasi dan dipimpin Kapolres Bolmong AKBP Faisol Wahyudi langsung melakukan penyelusuran serta penangkapan kepada kelompok yang melakukan penghadangan dan penyerangan.

” Kami berhasil menangkap 30 orang yang diduga melakukan penyerangan,beserta barang bukti ( Babuk ) senjata tajam yang digunakan ” ujar Faisol.

Faisol menambahkan,pihak kepolisian pun ikut dihadang oleh warga yang memang menolak aktifitas dari perusahaan tersebut.

” Beberapa oknum memang sudah menjadi target dari Kepolisian untuk diamankan sejak terjadi kisruh di wilayah itu pada waktu-waktu yang lalu karena diduga sering membuat keonaran.Mereka juga sudah di berikan peringatan namun tidak ditanggapi “tambahnya.

Saat ini,30 warga pelaku penyerangan sudah dibawa di Mapolres Bolmong untuk diproses hukum,sedangkan situasi di lokasi tempat tawuran sudah aman dan terkendali berkat kesigapan pihak keamanan dalam hal ini Polres Bolmong.
( steven rapar )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *