Polda Sulut Tangkap Calo Pembuat SKCK Palsu

Pelaku yang diamankan Polda Sulut/Foto: hmspolda

MANADO, MANADONEWS,-.Tim Polda Sulut akhirnya menangkan ‘BY'(34) atas dugaan pembuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian(SKCK) palsu.

Penangkapan warga Paal IV itu menyusul informasi dari Femy, salah seorang warga yang akan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) di Mapolda Sulut, Selasa (6/6).

Setelah diinterogasi pihak kepolisian,BY mengaku baru bulan April 2017 memulai aktivitas mencari para korban untuk menawarkan jasa pembuatan SKCK secara ilegal.

“Baru delapan SKCK yang saya buat, dan ibu Femy adalah korban terakhir saya,” ujarnya.

Dirinya menambahkan,setiap SKCK yang akan dibuat dipatok seharga Rp 70 ribu untuk setiap orang.

“Tempat printnya di IKIP Bawah Kecamatan Malalayang.Teman saya yang bilang kalau di tempat tersebut bisa buat SKCK.Kemudian saya bayar Rp 20 ribu setiap satu berkas. Sisanya saya ambil,” tambahnya.

Sebelumnya, Femy terkejut ketika hendak memperpanjang SKCK di Polda Sulut, Selasa (6/6) langsung ditolak oleh petugas.

Menurut petugas, SKCK miliknya ternyata tak terdaftar secara online. “Saya kaget karena mereka bilang SKCK itu palsu,” aku Femy. Dari temuan tersebut, pihak kepolisian kemudian menanyakan asal-usul dari mana SKCK tersebut ia dapat.

Baca Juga:  Investor Tiongkok Siap Kembangkan Potensi Pulau Nusa Topor

Femy mengaku memperolehnya dari BY. Dia kemudian diminta petugas untuk menghubungi pria tersebut.Tak lama berselang, BY datang ke Polda, dan langsung ditangkap petugas selanjutnya diamankan di ruang SPKT Polda Sulut.

Kabid Humas Polda Sulut Kombes Pol Ibrahim Tompo, SIK, MSi mengatakan masih akan menyelidiki kasus SKCK ilegal tersebut.

“Kami akan periksa dari mana SKCK ini berasal, dan tempat usaha yang dengan sengaja membuat SKCK ini pasti segera ditutup,” pungkasnya.
( humas polda sulut/tim mn )