Olly Temani Menkumham Buka Perkemahan Kreatif Remaja Nasional

 

TONDANO, MANADONEWS,-.Menteri Hukum dan HAM (Menkumham) RI Yasonna Laoly bersama Gubernur Sulut Olly Dondokambey,SE menghadiri dan membuka Perkemahan Kreatif Remaja Nasional (PKR) Persekutuan Gereja-Gereja Indonesia (PGI) dan Sinode GMIM yang dihadiri ribuan remaja di Bumi Perkemahan Lengkoan Leilem Kabupaten Minahasa,senin (26/06).

Kegiatan diawali dengan Ibadah yang dipimpin oleh Pdt.Hendry Runtuwene S.Th dengan mengutip ayat Alkitab Matius 5 : 13-16 Tentang (Garam dunia dan terang duni ).Dimana Runtuwene mengatakan bahwa remaja gereja harus berfungsi untuk mengarami remaja yang ada di daerah dan bangsa indonesia.

Setelah Ibadah, Menkumham dalam sambutannya mengatakan sungguh merasa sukacita dapat hadir di tengah-tengah adik-adik remaja dalam acara PKR Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia dan Remaja GMIM.

 

” Karena belakangan ini kita dengar maraknya persoalan yang mengatasnamakan agama yang berdampak pada lunturnya kebangsaan atau nasionalisme.Untuk itu kita perlu tahu apa itu bangsa yang artinya adalah sekelompok manusia yang hidup dalam suatu wilayah tertentu dan memiliki rasa persatuan yang timbul karena pengalaman sejarah yang sama serta memiliki cita-cita bersama yang ingin dilaksanakan di dalam negara yang berbentuk negara nasional sedangkan nasional adalah suatu gejala psikologis berupa rasa persamaan dari sekelompok manusia yang menimbulkan kesadaran sebagai suatu bangsa, serta di pengaruhi faktor politik, ekonomi sosial dan intelektual yang terjadi dalam lingkungan kebudayaan melalui proses sejarah (historis) “kata Laoly.

Baca Juga:  Badan Perbatasan harus Jaga Eksistensi

Lanjutnya,nasionalisme berperan sebagai identitas negara serta tali pengikat antara jati diri bangsa dengan warga negaranya, bangsa dan nasionalisme berfokus pada nilai-nilai kebudayaan bangsa secara menonjol dan termasuk bahasa didalamnya, nasionalisme memiliki arti sebagai suatu perasaan mencintai bangsa dan negara dari seluruh aspek yang ada, semangat kabangsaan dan patriotisme dapat di tumbuhkan melalui peran keluarga.

 

” Keluarga memberikan pendidikan sejak dini dan memberikan contoh atau teladan tentang rasa kecintaan dan penghormatan pada bangsa,begitu pula dengan peran pendidikan memberikan pelajaran tentang pancasila dan kewarganegaraan dan bela negara serta melatih untuk aktif berorganisasi serta mengadakan upacara setiap senin dan hari besar nasional”ujarnya.

Dirinya menjelaskan,peran pemerintah dengan menggalakan berbagai kegiatan yang dapat meningkatkan rasa nasionalisme seperti seminar dan pameran kebudayaan serta lebih mendengarkan dan menghargai aspirasi pemuda untuk membangun indonesia agar lebih baik lagi, kepada adik -adik remaja untuk bersama- sama fokus belajar dalam mencapai cita- cita dan menjaga persatuan dengan berperilaku berdasarkan Akitab dengan meneladani kasih Tuhan Yesus Kristus yang rela berkorban untuk menyelamatkan manusia.

 

” Adik-adik remaja harus hati- hati bergaul,menjauhi narkoba,hindari pergaulan bebas, bijak menggunakan internet,serta menjadi pelopor dalam menumbuhkan semangat kebangsaan dan patriotisme untuk NKRI yang kita cintai dan banggakan” tutupnya.

Baca Juga:  Gubernur Olly Hadiri Kegiatan MRSF

Pada kesempatan yang sama Olly Dondokambey,SE dalam sambutannya mengatakan puji dan syukur patutlah kita panjatkan kehadirat Tuhan kita Yesus Kristus, atas limpahan kasih dan karunia-Nya sehingga kita dapat di pertemukan di tempat ini, serangkaian dengan pelaksanaan pembukaan perkemahan kreatif remaja nasional (PGI) dan Sinode GMIM tahun 2017.

” Atas nama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, juga selaku Ketua Umum Panitia Perkemahan Kreatif Remaja Nasional (PGI) dan Sinode GMIM tahun 2017, saya memberikan apresiasi dam ucapan terima kasih atas terlaksananya kegiatan ini, khususnya kepada segenap panitia penyelenggara dan berbagai pihak yang telah ikut berkontribusi” kata Gubernur Olly.

 

Olly juga tak lupa memberikan selamat kepada adik-adik remaja untuk mengikuti perkemahan dan disertai harapan, kegiatan ini dapat memberikan output positif bagi pertumbuhan iman para remaja selalian, sehingga bisa menjadi kader-kader penerus dalam mencapai cita-cita gereja, bangsa dan negara tercinta.Dalam siklus kehidupan manusia ada masa ketika kita menginjak kaki di usia muda, namun ada saatnya masa tersebut harus kita tinggalkan. Akan tetapi, hal yang terpenting dalam kehidupan umat percaya adalah membuat setiap masa kehidupan menjadi berarti dengan polesan pengabdian dan goresa karya yang bernilai bagi sesama, serta berharga di mata Tuhan.

Baca Juga:  KPU Minahasa Harap Pemasangan APK Berkoordinasi dengan PPK

” Saya berharap momentum ini dapat juga di manfaatkan sebagai wahana penanaman wawasan kebangsaan, jiwa patriotisme, pembudayaan dan pengamalan nilai-nilai dari empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika “terang Olly.

 

Dirinya menambahkan,agar GMIM di Minahasa dan PGI dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang bernilai konstruktif seperti ini, bahkan dapat di kembangkan pelaksanaannya dari setiap aspek baik kualitas kegiatan maupun kuantitas kepesertaan dari dalam maupun luar daerah, mengingat nilai positif yang dapat kita hasilkan bersama untuk menjamin kesinambungan pembangunan gereja dan bangsa lewat pengembangan karakter para generasi penerus.

” Saya menghimbau kapada adik-adik remaja untuk terus menjadi generasi yang takut akan Tuhan,serta generasi cerdas yang jauh dari narkoba, miras, pornografi dan sekaligus senantiasa tampil sebagai generasi pemersatu bangsa, yang menyadari bahwa keberagaman bangsa ini adalah karunia Tuhan yang harus di jaga dan dilestarikan serta dimanfaatkan sebagai potensi pembangunan bangsa” tutup Gubernur Olly Dondokambey.

Turut hadir dalam acara Majelis Pekerja Harian PGI Ari Moningka, Kapolda Sulut IrjenPol Drs Bambang Waskito, Sekertaris BPMS GMIM Pdt DR Hendry Runtuwene , Sekprov Sulut Edwin Silangen SE MS, Bupati Minahasa Drs Jantje W Sajow Bupati Mitra James Sumendap SH, dan pejabat Eselon II dilingkup Pemprov Sulut.
( steven rapar )