Sri Sultan Hamengkubuwono X Bangga Toleransi di Tanah Minahasa

Sri Sultan dan ratu hemas foto bersama Forkopimda Sulut dan Bupati Minahasa JWS

TONDANO, MANADONEWS – Sri Sultan Hamengkubuwono X mengatakan dirinya beserta sang istri Kanjeng Ratu Hemas merasa bersyukur, bisa berada di Kelurahan Kampung Jawa Tondano.

Diapun juga merasa bangga dengan toleransi yang terbangun di tanah Minahasa, khususnya di Kelurahan Kampung Jawa Tondano, dimana meski dikelilingi mayoritas pemeluk Nasrani, namun saat bulan puasa, masyarakat Kampung Jawa Tondano bisa melaksanakan ibadah dengan khusuk.
”Ini sungguh luar biasa, oleh sebab itu kami bukan saja merasa bahagia berada di Kampung Jawa ini, namun sangat merasa bangga karena kehidupan beragamanya begitu harmoni dan bertoleransi,” puji Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta ini saat memberikan sambutan pada pembukaa Munas Jaton ke- 2 sekaligus menghadiri Festival Gebyar Ketupat Jaton Indoensia, di kompleks Mesjid Agung Al-Falah Kampung Jawa Tondano, Kecamatan Tondano Utara Kabupaten Minahasa, Jumat (30/6). .
Sri Sultan berharap agar dalam pelaksanaan Munas ini bisa menghasilkan kepemimpinan yang kompak, agar sejarah kelahiran KKJI di Tondano bisa berkelanjutan.
“Dan yang paling penting, organisasi KKJI tidak menjadi organisasi partisan, yang bisa dimanfaatkan untuk kepentingan Pilkada,” harapnya.
Festival Gebyar Ketupat akan berlangsung hingga Munggu (2/7) hari ini.
Baca Juga:  Wali Kota Sambut Kedatangan 13 Dokter Internship di RSUD Kotamobagu