Minta Data, Pansus KPK DPR Sambangi Kantor BPK

Jakarta, manadonews-Panitia Khusus (Pansus) Angket Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) DPR mendatangi Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, guna meminta data-data yang berkaitan dengan KPK.

Ketua Pansus Angket KPK, Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan, pihaknya memang menggandeng beberapa lembaga negara untuk kelancaran Pansus Angket KPK. Menurut dirinya pihaknya tidak dapat bekerja dengan maksimal dan tegas bilamana tidak memiliki dasar yang kuat sebagai materi pedoman yang ada.

” Bagaimanapun kami harus menghargai sesama lembaga negara, Pansus Angket KPK ini harus meminta data-data (KPK). Nantinya beragam data baik secara otentik dan verbal akan menjadi landasan kami dalam bekerja ke depan,” kata Agun kepada wartawan di Gedung BPK, Jakarta, Selasa (4/6).

Politikus asal Partai Golongan Karya (Golkar) ini menerangkan alasan pihaknya menggandeng BPK, hal ini dikarenakan lembaga tersebut memiliki peranan sebagai mengaudit semua keuangan lembaga negara yang dibawah pemerintahan Indonesia.

” Kami sadar dalam membangun Indonesia berdemokrasi yang bersih hal tersebut tidak dapat dijalankan hanya sendiri, melainkan harus bersama sama agar negara yang kita cintai ini dapat terbangun dengan semestinya,” imbuhnya.

Baca Juga:  Bawakan Tiga Lagu Vokal Grup Pesparawi Sulut Tampil Gemilang

Terkait dengan Pansus Hak angket KPK, Agun menegaskan bahwa pihaknya bekerja sesuai dengan aturan yang ada, tanpa menabrak sejumlah undang-undang dan peraturan.

” Kami bekerja dengan semangat positif untuk membangun semangat berbangsa bernegara yang kuat disaat seperti ini yang semakin lemah, kiranya pikiran negatif yang ada ditengah masyarakat dapat ditepis,” pungkas dirinya.

Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Ketua Pansus Angket KPK, Risa Mariska, mengatakan pihaknya menyambangi BPK guna meminta hasil audit lembaga antirasuah tersebut.

“Hasil audit terhadap KPK ini sangatlah penting, karena kami akan melakukan evaluasi salah satunya dari audit keuangan,” ucap Risa ditempat serupa.

Politikus PDI Perjuangan ini memastikan, Pansus Angket KPK hanya fokus terhadap audit BPK terhadap KPK.

“Iya yang berkaitan dengan KPK saja, kita fokus di situ, kami berjalan sesuai dengan koridor yang ada tanpa ada maksud yang lain” tandasnya.

Sementara itu, Ketua BPK Moermahadi Soerja Djanegara mengatakan bahwa pihaknya menerima pansus angket KPK dengan baik dan positif. Dirinya memaparkan bahwa pertemuan yang terjadi merupakan salah satu rapat konsultasi atas temuan lembaganya.

Baca Juga:  Ada Inovasi Baru, Kandouw Salut dengan Badan Diklat Sulut

 

” BPK adalah lembaga yang memiliki fungsi sebagai peng audit keuangan negara. Dari hasil audit tersebut yang sudah rampung kami serahkan kepada rakyat melalui Dewan Perwakilan Rakyat, oleh karena itu saat ini kami memberikan informasi dan laporan sesuai dengan temuan kami di lapangan,” papar Moermahadi.

Dirinya berharap apa yang dilakukan oleh BPK dapat berguna sekaligus menegakkan konstitusional berbangsa dan bernegara, sehingga pembangunan dapat berjalan dengan maksimal serta transparan.(djamzu)