Mumek: Perempuan Minahasa Punya Talenta Hebat

  • Whatsapp
Jeanny Mumek/Foto: dok. manadonews
Jeanny Mumek/Foto: dok. manadonews

MANADO, MANADONEWS – Kaum perempuan Minahasa memiliki kemampuan yang luar biasa di segala bidang. Dan sejarah telah membuktikan perihal manifestasi kompetensi dalam diri perempuan asal Minahasa.

Menurut Anggota DPRD Provinsi Jeanny Mumek, ada begitu banyak perempuan asal Minahasa yang namanya telah diabadikan karena hasil karya mereka.

Bacaan Lainnya

“Dan mereka itu sangat dihormati,” kata Politisi PDI Perjuangan itu.

Ia pun mencontohkan sosok Dr. Marie Thomas, tokoh perempuan asal Likupang (sekarang masuk dalam wilayah administrasi Minahasa Utara).

“Seluruh Indonesia bahkan dunia mengenalnya sebagai dokter perempuan pertama di Indonesia,” ungkap Mumek.

Sebagai dokter perempuan pertama Indoensia, kata Mumek, dokter Marie lulus sekolah kedokteran STOVIA tahun 1922.

Di bidang Politik, lanjutnya, perempaun asal Minahasa pun telah mencatatkan dirinya dalam sejarah perjuangan bangsa dalam rangka perjuangan menuju kemerdekaan.

“Sebagai generasi sekarang ini, kita patut berbangga karena perempuan – perempuan Minahasa telah mengukir namanya dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Saat berlangsungnya Kongres Pemuda pertama tahun 1926 perempuan Minahasa yakni Stientje Ticoalu-Adam tampil sebagai pembicara,” terangnya.

Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada perempuan asak MInahasa tentu bukan tanpa dasar, apalagi peran itu menyangkut masa depan bangsa Indonesia.

Baca Juga:  Unsrat Angkat Bicara Soal Pemilihan Dekan FEB Jadi Panelis Debat Kelima Pilpres 2019

Berlanjut pada Kongres Pemuda ke- II, perempuan asal Minahasa, pun memiliki peran sentral dan strategis.

“Pembaca teks Sumpah pemuda pada saat Kongres Pemuda 1928, dialah Johana Masdani-Tumbuan,” tukasnya.

Di bidang hukum, perempuan asal MInahasa pun menjadi yang pertama meraih gelar Sarjana Hukum untuk perempuan.

“Kalau kita belajar sejarah, tentu nama Prof. Dr. Annie Abbas-Manoppo menjadi tidak asing. Beliau adalah sarjana hukum wanita pertama Indonesia lulusan HKS Batavia tahun 1934, juga guru besar wanita pertama Indonesia,” tutur Mumek.

Selain beberapa nama di atas, imbuhnya, masih banyak tokoh perempuan asal Minahasa yang kemampuannya diakui dan dihormati.

“Ini membuktikan kalau perempuan Minahasa memiliki talenta yang hebat dan diakui secara nasional bahkan internasional,” kata sosok yang masuk nominasi kuat bakal calon Wakil Bupati Minahasa ini.

 Fik

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *