disdik bolmong saat dicecar pertanyaan oleh komisi 3
BOLMONG,MANADONEWS,-.Pada waktu lalu beberapa media cetak maupun media elektronik sempat dihebohkan dengan berita dugaan intervensi yang berujung dengan dugaan cacian yang dilakukan oknum Kepala Seksi (Kasie) Paud Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) terhadap Anggota DPRD Bolmong, terkait BOP Paud senilai 1,8 miliar.
Setelah sempat terangkat pada rapat paripurna yang lalu, akhirnya kini DPRD Bolmong melalui Komisi III menggelar hearing terhadap Disdik yang dilaksanakan, dikantor dewan, dilolak, kamis (12/10).
Hearing ini dipimpin Ketua Komisi III Masri Daeng Masenge, Wakil Ketua Komisi Tony Tumbelaka, beserta anggota komisi lainnya. Dan dihadiri Kepala Disdik Djafar Paputungan, serta Kasie Paud Petronela Tutkey.
Kejadian menarik mewarnai hearing tersebut. Yakni, Kasie Paud Petronela Tutkey yang sempat salah menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh anggota Komisi III dari fraksi Demokrat Doni Lumenta tentang jumlah Paud yang berada di Kabupaten Bolmong.
“ Jadi di Bolmong ada 142 Paud, lalu jumlah yang menerima bantuan BOP ada 183. Maaf, jumlah Paud yang sebenarnya ada 242 ” kata Tutkey.
Sontak saja, beberapa jurnalis yang hadir meliput rapat terbuka ini mempertanyakan kredibilitas Kasie Paud yang dinilai tidak menguasai bidangnya.
” Ini gugup atau memang tidak tahu, seharusnya dia (Kasie Paud) tidak bertele-tele. Apalagi ada beberapa kali pimpinan Komisi III melayangkan pertanyaan yang tidak bisa dijawab dengan lengkap ” sesal beberapa jurnalis.
Dari hasil yang didapat dalam hearing tersebut, Ketua Komisi III Masri Daeng Masenge berharap, apa yang sudah diperbincangkan dalam pertemuan tersebut langsung ditindaklanjuti oleh Disdik Bolmong.
“ Kedepan masih akan hearing kembali, karena kami bakal menghadirkan beberapa pihak distributor yang telah disebutkan tadi ” kata Masri.
Hal ini juga dibenarkan oleh Wakil Ketua Komisi III Tonny Tumbelaka, yang pada beberapa waktu kedepan bakal ke Jakarta untuk menemui beberapa distributor ini.
” Selain menemui beberapa distributor, kami juga ada agenda lain yang tentunya untuk kepentingan seluruh masyarakat Bolmong. Karena ini sudah menjadi tugas dan tanggung jawab kami untuk terus memperjuangkan apa yang menjadi hak rakyat ” singkat Tonny.
( stvn )
Langsung ke konten













