Dugaan Pencairan Dana Hibah Gunakan SK Bodong, Ini Penjelasan Kapolres

Foto: Kapolres Minsel/Mitra AKBP Arya Perdana

MITRA, MANADONEWS – Karut marut dugaan pencairan dana hibah menggunakan SK bodong yang diduga dilakukan Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Minahasa Tenggara (Mitra) ditanggapi serius Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Minsel AKBP Arya Perdana.

Dijelaskan Perdana baru baru ini saat bertemu dengan sejumlah wartawan di Manado, pihaknya sementara menelusuri dugaan ini. “Sementara ini kita masih mengumpulkan informasi dan bukti bukti,” kata Perdana.

Lanjut dia, untuk pemeriksaan pemalsuan dokument seperti SK harus dibawa ke Makasar. “Di Makasar dengan cepat dapat terdeteksi jika ada pemalsuan tandatangan yang di Scan atau semacamnya,” jelasnya.

Seperti yang dikatakan Wakil Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi, Keanggotaan (OKK) DPD KNPI Sulut Stevi Suawa, sampai sekarang pihaknya belum pernah menyerahkan SK perubahan ke Tom Jones Cs.

“Jadi menjadi pertanyaan menggunakan SK apa KNPI Mitra untuk mencairkan dana hibah?. Sementara SK perubahan masih ada ditangan kami sampai saat ini,” ujar Suawa.

Lanjut dia, sementara menurut informasi KNPI Mitra sudah pernah mencairkan dana hibah. “Sesuai aturan ini pidana namanya,” tukas Suawa.

Baca Juga:  Lumentut Hadiri Undangan Ikatan Alumni Haggai,Paparkan Pelayanan Kristus

(Geri)

Pos terkait