Rekor! APBD Sulut 2018 Tembus Rp4 Triliun

  • Whatsapp

Manado, manadonews.co.id – Duet kepemimpinan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw kembali cetak sejarah dalam pemerintahan di Provinsi Sulawesi Utara. Rekor anggaran terjadi di APBD Provinsi Sulut 2018 yang Ranperdanya telah ditetapkan di Rapat Paripurna DPRD Sulut Kamis (16/11/2017). Angka fantastis menyentuh angka Rp4 triliun menjadi rekor baru dalam sejarah anggaran terbesar APBD di Bumi Kawanua ini.

Kabar baiknya dari total anggaran itu nyaris separuh dialokasikan Gubernur Olly Dondokambey SE dan Wagub Drs Steven OE Kandouw untuk belanja publik, yaitu Rp1.9 triliun.  Adapun sedikit perinciannya total belanja daerah ditetapkan Rp4.179.095.766.441, bertambah sebesar Rp606.753.266.441 atau 16,98% dari APBD tahun 2017.

Anggaran Belanja Langsung untuk kepentingan publik yaitu Rp1.983.008.880.388, sedangkan belanja tidak langsung Rp2.196.086.886.053. Untuk penerimaan pembiayaan daerah Rp450.500.000.000 dan Pengeluaran Pembiayaaan Daerah Rp50.000.000.000. Sedangkan rekor juga terjadi untuk  Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mencapai Rp1.168.433.686.441. “Untuk dana tak langsung meningkat karena karena ketambahan untuk membayar gaji guru-guru SMA se-Sulut,” aku Wagub Drs Steven Kandouw yang menghadiri rapat Paripurna DPRD Sulut yang dipimpin Ketua Deprov Sulut Andre Angouw.

Baca Juga:  Kemenkes Tetapkan Kota Tomohon Zona Merah

Menurut Wagub Kandouw, pihaknya telah berkomitmen untuk mampu mengakomodir segala aspek kebutuhan masyarakat di dalamnya. “Komitmen ini kemudian disambut baik oleh DPRD Provinsi Sulut yang senantiasa memberikan masukan, informasi, rekomendasi sekaligus kritik  yang  membangun dalam rangka penyempurnaan  berbagai kekurangan,” jelas Wagub Kandouw.

Lanjutnya, kerangka pendanaan ini tentu tetap memperhatikan.dan mengedepankan prinsip-prinsip penganggaran. “Pertisipasi masyarakat, transparansi dan akuntabilitas anggaran, disiplin anggaran, keadilan anggaran, efisiensi dan efektivitas anggaran serta taat pada azas,” terangnya.

Turut hadir Forkopimda Sulut, Sekprov Edwin Silangen dan para pejabat eselon 2  di lingkup Pemprov Sulut.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *