Pemkab Bolmong Nikahkan 150 Pasang Pengantin

  • Whatsapp

Nampak salah satu pasangan pengantin berfoto bersama dengan pimpinan skpd serta perwakilan tni dan polri

 

BOLMONG,MANADONEWS,-.Pemkab Bolmong melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatatn Sipil (Disdukcapil) menggelar Pernikahan Massal, pada Selasa (28/11) yang bertempat di Desa Tandu, Kecamatan Lolak.

Wakil Bupati (Wabup) Yanni Ronny Tuuk dalam sambutannya yang dibacakan oleh seorang Staf Ahli Bidang Ekbang mengatakan, bahwa dirinya menyambut baik dan memberikan apresiasi kepada Disdukcapil Bolmong dan pemerintah desa Tandu atas pelaksanaan kegiatan ini.

” Ini sangat penting karena membantu program pemerintah Bolmong dalam rangka pembinaan keluarga atas dasar ikatan ajaran agama melalui lembaga pernikahan, serta peran aktif pemerintah daerah dalam pemenuhan atas hak-hak administratif penduduk, melalui penerbitan dokumen kependudukan “ujarnya.

Selain itu, pelaksanaan kegiatan ini juga merupakan salah satu bentuk pelayanan prima kepada masyarakat, sekaligus bentuk kepedulian pemerintah untuk meringankan beban maayarakat, khususnya bagi pasangan pengantin yang pada hari ini melaksanakan pencatatan massal.

” Karena berdasarkan Undang-Undang No 1 tahun 1974 tentang perkawinan, telah mengamanatkan bahwa setiap masyarakat yang memiliki pasangan hidup, harus mempunyai identitas yang jelas. Salah satu dibuktikan dengan adanya akta nikah yang dikeluarkan oleh pihak Disdukcapil,”tambahnya.

Baca Juga:  Danyon 711/Raksatama Lepas 55 Prajurit Dukung Satgas Pengamanan Pulau Terluar

Dirinya berharap, dengan adanya akta nikah ini, semua pengantin telah memiliki bukti legal yuridis, serta sah menurut hukum negara.

” Atas nama pribadi, keluarga, serta pemerintah daerah menyampaikan selamat berbahagia kepada seluruh pasangan pengantin, semoga Tuhan YME membimbing dan memberkati kita dalam beraktifitas setiap hari,”tutupnya.

Sementara itu, Kepala Disdukcapil Bolmong Iswan Gonibala menuturkan, ada sebanyak 150 pasang pengantin yang dinikahkan pada kegiatan ini.

” Semuanya beragama Kristiani, kalau untuk yang beragama Muslim harus bekerja sama dengan pihak Kemenag. Ini yang terakhir di tahun 2017. Sudah delapan kali program ini kami laksanakan,”tutup Iswan.

Turut hadir, Kepala Dinas Ketahanan Pangan Imi Manangin, Kepala BKPP Hamri Binol, Sekretaris Disdukcapil Farida Mooduto, Camat Lolak, Unsur TNI dan Polri, Sangadi, serta keluarga pengantin.
( stvn )

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *