Mokoginta Dampingi Tim Kemendag Sidak Pasar Jelang Natal

MANADO, MANADONEWS – Kementerian Perdagangan (Kemendag) bersama Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Bersehati Kota Manado Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) jelang Natal 2017.
Tim Kemendag dipimpin Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Pengamanan Pasar Sutriono Edi  sedangkan Pemprov dipimpin Asisten Dua Bidang Perekonomian dan Pembangunan Rudy Mokoginta, SE, MTP mewakili Sekprov sebagai Kepala TPID, didampingi Karo Ekonomi Pemrprov Sulut Adry Manumpil, Kadiperindag Sulut Jenny Karouw , Kadus Kesehatandr Debby Kalalo serta Kadis Pertanian Arie Bororing.
Sidak dillakukan untuk mengetahui kesiapan butuhan bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Sidak ini kami lakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan kebutuhan pokok jelang Natal,” kata Sutriono Edi.

Dia mengatakan dengan sidak seperti ini akan terpantau apakah stok di tangan pedagang dan distributor cukup banyak atau tidak.

Di Pasar Bersehati, katanya, stok cukup banyak dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat jelang Natal di Sulut.

Baik beras, cabai rawit, tomat, gula pasir, tepung terigu, bawang merah, baqang putih masih dalam kondisi harga normal, bahkan ada yang mengalami penurunan.

Baca Juga:  Walikota Sidak di Sejumlah Kantor Instansi Pemkot Kotamobagu

“Jadi, masyarakat jangan khawatir karena stok kebutuhan pokok di Sulut cukup banyak, dan mampu memenuhi permintaan konsumen yang tinggi,” katanya.

Hanya saja, katanya, harga telur ayam yang terkoreksi naik sedikit, namun dinilai masih wajar.

Pemerintah, katanya, akan terus melakukan pemantauan dan pengawasan sehingga jika terjadi lonjakan akan langsung diantisipasi.

Dipilihnya Bersehati karena pasar tersebut merupakan satu di antara pasar terbesar di Sulut. Berbagai komoditas di jual untuk memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan hanya di kabupaten dan kota di Pulau Sulawesi.

Sidak dilanjutkan ke gudang beras dan gula serta pangkalan elpiji.

Sementara Rudy Mokoginta menambahkan, sidak dilakukan demi tetap terjaganya harga bahan pokok di pasaran.
“Pemprov akan terus melakukan pemantauan secara berkala,” ungkapnya.